arrow_upward

Unand Gelar Upacara HUT RI ke 81, Perguruan Tinggi Harus Jadi Tulang Punggung Kebangkitan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 : 18.33
Rektor Unand, Efa Yonnedi saat menyerahkan bendera sang saka merah putih kepada anggota Paskibraka untuk dikibarkan dalam Upacara HUT RI ke 81, Senin (17/8) di lapangan rektorat kampus tersebut.(ist)

Padang, Analisakini.id-
Universitas Andalas (Unand) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan rektorat kampus tersebut, Senin (17/8).

Pada kesempatan itu, Rektor Unand, Efa Yonnedi membacakan amanat Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Efa menyampaikan bahwa saat ini pemerintah terus berikhtiar dengan berbagai program. Baik itu dalam hal ketahanan pangan dan energi 
terus diperkuat, layanan pendidikan dan kesehatan terus diperluas, pembenahan tata kelola negara, hingga mendorong hilirisasi dan industrialisasi agar mampu memberikan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Masih banyak tantangan dan pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan. 
Namun, fondasi menuju Indonesia yang mandiri dan maju sedang dibangun 
dengan sungguh-sungguh. Perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi penonton. Perguruan tinggi harus 
menjadi bagian penting dari ikhtiar besar tersebut," kata rektor saat membacakan amanat Mendiktisaintek.

Dalam hal ini, maka perlu sekali perguruan tinggi menghadirkan pemikiran yang jernih, kritik yang membangun, talenta yang 
unggul, serta riset dan teknologi yang dapat menjawab kebutuhan bangsa.

"Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, serta generasi muda yang penuh energi dan kreativitas. Namun, semua itu tidak otomatis membawa kita menjadi negara maju. Kita harus mampu mengubah kekayaan alam menjadi nilai tambah. Kita harus membangun industri nasional yang kuat, menguasai sains dan teknologi," katanya.

Maka dari itu, Efa menekankan bahwa dalam perjuangan ini perguruan tinggi harus menjadi tulang punggung kebangkitan Indonesia.

"Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan dan memberikan gelar. Kampus harus melahirkan manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan," ulasnya.

Selain itu juga, dalam amanat Mendiktisaintek, juga ditekankan bagaimana kedepannya kampus harus menjadi tempat lahirnya riset, teknologi, dan inovasi. Dari laboratorium-laboratorium yang ada, perguruan tinggi harus mampu menumbuhkan teknologi pangan, energi, kesehatan, semikonduktor, kecerdasan artifisial, material maju, serta berbagai deep 
technology yang akan menentukan masa depan bangsa.

"Riset tidak boleh berhenti sebagai laporan atau publikasi. Riset harus bergerak menjadi prototipe, paten, produk, dan solusi yang digunakan 
masyarakat. Dari kampus harus lahir perusahaan rintisan berbasis teknologi," ujar rektor.

Dalam amanat tersebut, juga ditekankan bagaimana kebangkitan industri Indonesia harus dimulai dan diperkuat dari perguruan tinggi.

"Kita tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk dan teknologi bangsa lain.
Kita harus menjadi bangsa pencipta.
Kita tidak boleh selamanya bergantung pada teknologi bangsa lain.
Kita harus menguasai teknologi dan menentukan masa depan kita sendiri," ujar Efa.

Dalam mencapai tujuan tersebut, dikatakan juga agar mahasiswa jangan takut mencoba, jangan takut meneliti, 
menciptakan, dan membangun sesuatu yang baru. 

"Gunakan ilmu pengetahuan bukan hanya untuk meraih keberhasilan pribadi, tetapi juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Mari kita buktikan bahwa dari kampus-kampus Indonesia akan lahir manusia-
manusia unggul, teknologi-teknologi besar, dan industri-industri kuat yang 
membawa Merah Putih berdiri semakin tegak di antara bangsa-bangsa dunia," pungkasnya.

Pada upacara peringatan HUT RI ke 81 ini di Unand berjalan dengan khidmat. Pada prosesi pengibaran bendera juga menjadi bagian yang mampu menggetarkan jiwa dan membangkitkan rasa nasionalisme.

Tak hanya itu, pada peringatan HUT RI ini juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah aktraksi hiburan dan seni. Sejumlah mahasiswa bergantian menyanyikan lagu-lagu bernuansa nasionalisme. (rl)


Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved