arrow_upward

Menang Pilwana Serentak, Dewi Ramayanti, Walinagari Perempuan Pertama di Padang Pariaman

Senin, 29 Juni 2026 : 12.36
Pariaman, Analisakini.id-Bayangkan seorang perempuan muda berdiri di tengah tradisi yang selama ini didominasi laki-laki, lalu memenangkan hati ratusan pemilih dengan kerja keras dan dedikasi tanpa henti. Itulah kisah inspiratif Dewi Ramayanti, SE, yang kini resmi menjadi Walinagari perempuan pertama di Kabupaten Padang Pariaman sejak era nagari menggantikan desa.

Pada Pilwana serentak 27 Juni 2026 di Nagari Koto Dalam Selatan, Kecamatan Padang Sago, Dewi Ramayanti (calon nomor urut tiga) meraih 230 suara terbanyak dari sekitar 900 Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ia mengungguli dua calon lainnya yang juga berpengalaman. Kemenangan ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa semangat dan kompetensi bisa memecah batas gender.

Perjuangan dan Semangat yang Tak Pernah Padam

Lahir di Padang Bungo pada 31 Juli 1988, Dewi Ramayanti adalah sarjana ekonomi yang telah lama terlibat dalam pemerintahan nagari. Koto Dalam Selatan sendiri merupakan nagari pemekaran yang baru berusia sembilan tahun. Dewi bukan pendatang baru; ia sudah menjabat sebagai perangkat nagari di posisi strategis, menguasai seluk-beluk administrasi dan pembangunan masyarakat.

Sejak awal, perjuangannya penuh tantangan. Di tengah budaya Minangkabau yang kental dengan peran Bundo Kanduang (figur ibu teladan), Dewi membuktikan bahwa perempuan mampu memimpin dengan bijak. Ia membangun kepercayaan melalui kerja nyata: mendengar aspirasi warga, menggerakkan program pemberdayaan, dan menunjukkan kepemimpinan yang berpengalaman serta visioner. Dukungan dari tokoh masyarakat, pemuda, niniak mamak, dan seluruh lapisan warga semakin menguatkan tekadnya untuk maju sebagai calon.

Proses kampanye penuh dinamika. Dewi menghadapi kompetisi ketat, tapi ia tetap fokus pada visi kemajuan nagari — mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi warga. Kemenangan tipis namun meyakinkan dengan 230 suara itu menjadi bukti bahwa masyarakat melihat substansi, bukan sekadar gender.

Masyarakat Tidak Lagi Melihat Jenis Gender.

Kemenangan Dewi Ramayanti menandai era baru di Padang Pariaman. Masyarakat Koto Dalam Selatan telah membuktikan bahwa mereka tidak lagi melihat jenis kelamin, melainkan kapasitas, pengalaman, dan komitmen untuk membawa kemajuan. Ini inspirasi bagi perempuan di mana pun untuk berani tampil, berkontribusi, dan memimpin.

Sebagai Bundo Kanduang yang teruji, Dewi kini dipercaya membawa Nagari Koto Dalam Selatan menuju masa depan lebih cerah. Selamat, Ibu Dewi Ramayanti! Semoga kepemimpinan Anda membawa berkah dan kemajuan nyata bagi seluruh warga.

Bagaimana menurut Anda? Ceritakan pengalaman atau harapan Anda untuk kepemimpinan perempuan di komentar! Mari sebarkan semangat ini. (sumber : sigi24.com)


Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved