Padang, Analisakini.id-
Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas didapuk sebagai pembicara utama dalam event CEO Talk yang digelar Universitas Andalas (Unand), Senin (29/6) di auditorium kampus tersebut.
CEO Talk bertajuk “Menyalakan Inspirasi, Menggerakkan Dampak” ini digelar sebagai pembekalan khusus bagi para calon wisudawan Periode III Tahun 2026.
Pada kesempatan itu Ismail Ilyas banyak berbagi hal soal proyeksi industri dan inspirasi kepemimpinan kepada ratusan calon lulusan tersebut.
Ismail mengingatkan kepada calon wisudawan ini untuk masuk ke dunia kerja maka penting sekali menyiapkan diri dari sekarang. Ada beberapa hal yang dia tekankan dalam mempersiapkan diri menuju dunia kerja, diantaranya menentukan minat dan bakat, mempersiapkan dokumen yang diperlukan serta mengembangkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, problem solving dan leadership.
"Selain itu juga penting sekali untuk mengembangkan jaringan, mencari sebanyak-banyaknya pengalaman, dan pada saat diterima bekerja, mulailah mengatur perencanaan keuangan," ulasnya.
Selain itu Ismail juga mendorong calon wisudawan ini untuk berinvestasi. Dia pun menekankan bahwa investasi emas adalah investasi terbaik.
Dia juga memaparkan bagaimana harga emas pada 1997 dibanding saat ini harga jualnya sangat tinggi. Pada 1997 harga emas hanya sekitar Rp.25 ribu per gram, sedangkan harga sepeda motor pada saat itu seharga Rp.5 juta atau sebanding waktu itu dengan 200 gram emas.
Sedangkan saat ini, dengan harga emas Rp.2,9 juta per gram dan harga sepeda motor sekitar Rp.15 juta, berarti dengan 200 gram emas bisa mendapatkan sekitar 37 sepeda motor.
Menurutnya, Pegadaian pun terus memperkuat ekosistem investasi emas di Indonesia melalui layanan Bank Emas yang telah dikembangkan perusahaan. Hingga saat ini, Pegadaian mengelola sekitar 153,72 ton emas dengan jumlah nasabah mencapai sekitar 30 juta orang.
Melalui kegiatan CEO Talks tersebut, Ismail berharap para calon lulusan Unand tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga memiliki kesadaran untuk mengelola keuangan secara bijak sejak awal karier. Dengan kebiasaan menabung dan berinvestasi secara konsisten, generasi muda diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih aman dan sejahtera.
Selain pembekalan, pada kesempatan itu juga menjadi panggung pembuktian kolaborasi riset strategis antara Sekolah Pascasarjana Unand dengan PT Pegadaian. Diketahui, kedua institusi ini berhasil menciptakan model mitigasi bencana berbasis masyarakat untuk menghadapi ancaman gempa Megathrust Mentawai dan risiko tsunami di Padang.
Wakil Rektor III Unand Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi, Prof. Kurnia Warman menjelaskan bahwa riset ini menghasilkan sistem mitigasi yang sangat komplet dan terintegrasi.
“Kolaborasi ini menghasilkan model mitigasi berbasis komunitas. Mulai dari integrasi teknologi deteksi dini, sistem evakuasi, penyusunan SOP, hingga edukasi simulasi. Menariknya, riset ini mengoptimalkan peran masjid sebagai pusat informasi sekaligus shelter evakuasi,” ujar Kurnia Warman.
Menurut Kurnia, esensi utama dari riset bersama BUMN ini bukan sekadar kecanggihan teknologi yang dilahirkan, melainkan bagaimana menumbuhkan budaya kesiapsiagaan yang mandiri di tengah masyarakat pesisir.
"Perguruan tinggi saat ini tidak saja cukup dengan lulusan, tapi harus mampu memberikan solusi nyata. Baik itu dari riset yang baik, yang bermanfaat dan berdampak," katanya.
Terkait inovasi mitigasi bencana ini, Ismail Ilyas mengapresiasi pendekatan kearifan lokal yang diinisiasi oleh tim peneliti Unand. Menurutnya, menjadikan masjid sebagai simbol kesiapsiagaan adalah langkah yang sangat genius dan dekat dengan kultur masyarakat Sumatera Barat.
Ismail menegaskan PT Pegadaian berkomitmen penuh mendukung program ini karena sistem yang dirancang sangat tangguh. Sistem ini telah dilengkapi dengan dukungan energi dan jaringan komunikasi mandiri yang diproyeksikan tetap aktif dan berfungsi meskipun infrastruktur publik lumpuh saat diguncang gempa. (rl)
PEMBEKALAN- Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan PT. Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas saat memberikan pembekalan kepada calon wisudawan Unand dalam acara CEO Talk, Senin (29/6) di auditorium kampus tersebut.(ist).
Bagikan