Padang, Analisakini.id-Elen Setiadi dalam kepengurusan DPP IKA Unand periode 2025-2029 yang akan dilantik pada 31 Januari 2026 mendatang, diamanahkan sebagai Ketua Harian (Kethar) melengkapi trisula Denny Abdi (Ketum), Gusti Candra (Sekjen) dan Novrihandri (Bendum).
Posisi yang dipercayakan kepada lulusan Fakultas Hukum tahun 1995 ini, sangat strategis dan "mobile". Jika Ketum biasa disebut orang nomor 1, Sekjen orang nomor 2 dan Bendum orang nomor 3, maka Kethar boleh dikatakan orang nomor 1,5 dan bisa juga disebut orang nomo 2,5. Begitu benarlah posisi Kethar ini. "Mobile". Dan itu tak bisa sembarang orang yang menempatinya. Portofolionya menentukan.
Nah, Elen Setiadi dipercaya mengisi pos itu, adalah tepat. Dia adalah seorang birokrat senior sekaligus seorang profesional. Tentu juga kenyang pula diasah dalam berbagai organisasi. Saat mahasiswa, dia juga aktivis.
Elen kini menjabat sebagai Plt. Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi
Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementeriaan Koordinasi Bidang Perekonomian. Jabatan ini dipegang sejak 2024. Sebelumnya adalah Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak 2020.
Di lembaga ini, Elen ditempa di berbagai posisi. Ia pernah menduduki posisi sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2016-2020); Wakil Sekretaris Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur (2015); Wakil Sekretaris Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (2015).
Sebelumnya lagi sebagai Kepala Biro Hukum, Persidangan, dan Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2013-2016); Kepala Bagian Hukum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2007-2013); dan Kepala Bagian Pelaksanaan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2006-2007).
Sebagai pejabat eselon I di pemerintah pusat, Elen termasuk puluhan pejabat dari ratusan pejabat eselon I yang dibidik Presiden RI menjadi kepala daerah di provinsi. Dan memang. Elen dilantik menjadi Pj. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) pada 24 Juni 2024. Sebuah bukti, Elen birokrat senior yang memiliki kapasitas sebagai kepala daerah. Selama menjabat di sana, masyarakat Sumsel dan ASN Pemprov setempat senang. Tak heran saat mengakhiri jabatan sebagai pj.gubernur, menyusul pelantikan kepala daerah definitif dan kembali ke Jakarta, semua sedih.
Itulah Elen. Bekerja dengan hati. Sungguh-sungguh dan totalitas. Tak heran, disamping memiliki karir rancak di birokrasi, dia juga dipercaya mewakili pemerintah di BUMN sebagai komisaris. Saat ini Elen disamping sebagai Deputi
Bidang Koordinasi Energi dan Sumber Daya Mineral Kementeriaan Koordinasi Bidang Perekonomian, juga
menjabat sebagai Komisaris di PT Kereta Api Indonesia (KAI) sejak 5 Maret 2024.
Sebelum dipercaya sebagai Komisaris PT KAI, Elen Setiadi sudah beberapa kali pula ditugaskan dan diangkat sebagai Komisaris di beberapa BUMN lainnya. Pernah menjabat sebagai Komisaris PT Perkebunan Nusantara VIII (2016-2019), Komisaris PT Bio Farma (2019-2021), Komisaris PT Angkasa Pura I (2021-2023), dan Komisaris PT. IAS.
Portofolio putra kelahiran Cerenti, Riau pada 1 September 1971 ini, lengkap. Dengan pengalaman yang dimilikinya itu, semoga membawa angin segar dan angin "kesuksesan" untuk DPP IKA Unand. Ya, ndak. (effendi)