LIMAPULUH KOTA, ANALISAKINI.ID—Salah satu program nasional
dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bernama Makan Bergizi Gratis
(MBG), terus disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat.
Pentingnya
pengenalan MBG ini, tentu untuk memberikan pemahaman dan
menambah wawasan masyarakat terkait pentingnya makanan bergizi. Seperti
diketahui, sosialisasi program MBG resmi diperkenalkan pemerintah pada 6
Januari 2025 dan akan menjangkau seluruh daerah di Indonesia.
Untuk pula yang dilakukan di Sumatera Barat.
Tepatnya, sosialisasi dengan mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat
Indonesia” ini bertempat di Hall Badminton Jsa Kawan, Payakumbuh Lintau KM 08, Selasa
(16/9/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Aggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki
Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta tokoh
masyarakat setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama
menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan
wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masa depan generasi bangsa.
“Ya, gizi seimbang sejak usia dini adalah
kunci mencegah stunting sekaligus membentuk generasi unggul. MBG merupakan
investasi jangka panjang untuk menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat,
cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Ade Rezki.
Ia juga menyampaikan pesan Presiden
melalui BGN, bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi
masyarakat. “Semua pihak harus ikut ambil peran agar cita-cita Indonesia Emas
2045 dapat terwujud,” tambahnya.
Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan
angka stunting dan gizi buruk, tetapi juga meningkatkan prestasi anak-anak
melalui akses makanan sehat dan edukasi gizi sejak dini.
Sementara itu, Teguh Suparngadi dari BGN
menegaskan bahwa pemerintah terus memperluas Satuan Pendidikan Penyelenggara
Gizi (SPPG) secara bertahap.
“Program MBG tidak hanya berdampak pada
kesehatan anak, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Pelaku UMKM lokal turut dilibatkan, mulai dari penyedia bahan baku, pengolah
makanan, hingga tenaga kerja. Dengan begitu, manfaat program ini menyentuh
langsung aspek kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ungkap Teguh.
Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional
terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini
diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi
yang sehat, cerdas, dan kuat.
Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan
akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat
menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan
siap bersaing di masa depan. (rel)

