arrow_upward

Sosialisasi Program MBG di Limapuluh Kota, Ade Rezki: Pentingnya Edukasi Gizi Sejak Dini

Selasa, 16 September 2025 : 20.17

 


LIMAPULUH KOTA, ANALISAKINI.ID—Salah satu program nasional dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bernama Makan Bergizi Gratis (MBG), terus disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat.

Pentingnya pengenalan MBG ini, tentu untuk memberikan pemahaman dan menambah wawasan masyarakat terkait pentingnya makanan bergizi. Seperti diketahui, sosialisasi program MBG resmi diperkenalkan pemerintah pada 6 Januari 2025 dan akan menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

Untuk pula yang dilakukan di Sumatera Barat. Tepatnya, sosialisasi dengan mengangkat tema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” ini bertempat di Hall Badminton Jsa Kawan, Payakumbuh Lintau KM 08, Selasa (16/9/2025). Kegiatan ini turut dihadiri oleh Aggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Suparngadi, serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama menekankan bahwa Program MBG bukan sekadar pembagian makanan gratis, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masa depan generasi bangsa.

“Ya, gizi seimbang sejak usia dini adalah kunci mencegah stunting sekaligus membentuk generasi unggul. MBG merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Ade Rezki.

Ia juga menyampaikan pesan Presiden melalui BGN, bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat. “Semua pihak harus ikut ambil peran agar cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” tambahnya.

Langkah ini tidak hanya bertujuan menekan angka stunting dan gizi buruk, tetapi juga meningkatkan prestasi anak-anak melalui akses makanan sehat dan edukasi gizi sejak dini.

Sementara itu, Teguh Suparngadi dari BGN menegaskan bahwa pemerintah terus memperluas Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) secara bertahap.

“Program MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Pelaku UMKM lokal turut dilibatkan, mulai dari penyedia bahan baku, pengolah makanan, hingga tenaga kerja. Dengan begitu, manfaat program ini menyentuh langsung aspek kesehatan sekaligus kesejahteraan masyarakat,” ungkap Teguh.

Pemerintah bersama Badan Gizi Nasional terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis. Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan kuat.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan. (rel)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved