arrow_upward

Wako Padang Hendri Septa Dukung Pembangunan 7 Pos Pintu Kereta Api dan 31 EWS

Rabu, 27 Oktober 2021 : 15.01
Walikota Padang Hendri Septa memimpin rapat antara jajaran Pemko Padang dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat. (humas).

Padang. Analisakini.id-Pemerintah Kota Padang bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat akan membangun Pos Jaga, Pintu Perlintasan Kereta Api dan tiang Early Warning System (EWS) di daerah Perlintasan Sebidang di Padang.

Rencananya menjelang tahun 2021 sebanyak 7 palang pintu Kereta Api akan dibangun, dan 31 buah Tiang Early Warning system (EWS) menjelang tahun 2022 di beberapa wilayah yang dilalui rawan perlintasan kereta api. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kecelakaan yang sering terjadi selama ini.

Hal itu mengemuka saat rapat bersama antara Pemerintah Kota Padang dengan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Sumatera Bagian Barat, bertempat di Gedung Putih Rumah Dinas Walikota Padang, Selasa (26/10/2021).     

Walikota Padang Hendri Septa mengatakan, atas nama Pemerintah Kota Padang mengapresiasi serta mendukung program keselamatan yang dilakukan oleh BTP Wilayah Sumatera Bagian Barat tersebut. Ini merupakan langkah yang positif  kemajuan pembangunan Kota Padang ke depan.

Walikota mengatakan, cukup banyak daerah di Padang yang dilalui oleh perlintasan kereta api diantaranya di Kecamatan Koto Tangah, Padang Selatan, Padang Utara dan Padang Timur. 

"Daerah yang dilalui oleh perlintasan kereta api ini sering terjadi kecelakaan. Total kecelakaan yang terjadi sepanjang tahun 2021 ini sebanyak 27 kali. Kita berharap dengan akan dibangun sarana prasarana ini dapat memberikan perlindungan, sekaligus rasa aman dan nyaman kepada warga kita yang melewati perlintasan kereta api ini," ujar Wako Hendri Septa.     

Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Dian Fakri mengatakan, selain membangun pos jaga, pintu perlintasan dan pembangunan tiang EWS, juga akan dibangun jalan inspeksi (frontage road) di 3 (tiga) titik di Padang. 

"Jumlah perlintasan kereta api di Padang sangat banyak, ada sekitar 211 buah. Untuk meminimalisir ini kita akan tutup beberapa. Namun sebelum dilakukan penutupan kita akan bikin jalan inspeksi sehingga masyarakat nanti bisa melewati jalan tersebut," ucapnya. 

Dian Fakri menambahkan, selain hal diatas juga akan dilakukan pemasangan patok rel pembatas, penutupan beberapa perlintasan liar dan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) sebanyak 1 unit.

"Pembangunan sarana prasarana perlintasan kereta api ini menggunakan APBN Rp219 miliar untuk wilayah Sumatera Barat, termasuk Kota Padang di dalamnya," sebut dia.

Turut hadir, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sumatera Bagian Barat Suranto beserta jajaran, Kepala Bappeda Kota Padang Yenni Yuliza, Kadis Kominfo Kota Padang Rudy Rinaldy, Kabag Protokol dan komunikasi Pimpinan Amrizal Rengganis, unsur OPD terkait lainnya, serta Camat Padang Selatan Teddy Antonius. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved