arrow_upward

6 Kepala OPD di Pemko Padang Kosong,Mutasi Segera Dilakukan

Senin, 20 September 2021 : 20.48
Hendri Septa.

Padang, Analisakini.id-Sebelumnya Walikota mendapatkan sorotan dari Ketua DPRD Padang Syahrial Kani, atas belum adanya Wakil Walikota Padang dan banyaknya pejabat yang masih belum definitif atau alias PLT.

Walikota Padang, Hendri Septa kepada Singgalang di Padang, Senin (20/9) mengatakan, dalam jangka waktu dekat ini akan mengisi jabatan-jabatan yang kosong terutama untuk pejabat eselon II.

"Kita akan segera melakukan mutasi sekaligus mengisi jabatan yang kosong dalam jangka waktu dekat ini,"ujar Hendri Septa. 

Disebutkannya, kendati saat ini banyak jabatan eselon II dan III dijabat oleh Plt. namun diyakini tak akan mengganggu kinerja dan pelayanan ke masyarakat.

Pada tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padang, Arfian mengatakan, saat ini ada sebanyak 5 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dijabat Plt. dan satu lagi OPD Kepala Dinasnya akan memasuki pensiun dalam September ini.

Dikatakan Arfian, lima OPD yang kosong Kepala Dinasnya seperti Kepala Dinas Pariwisata, Inspektur, Disdukcapil, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Sedangkan yang akan memasuki pensiun akhir September ini Dinas Ketenagakerjaan dan Industri (Disnakerin) dengan kepala dinasnya Suardi. 

Menurut Arfian, saat ini Pemko sudah mengirimkan surat ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Jakarta meminta izin dalam proses seleksi dan pelantikan pejabat eselon. 

Bila telah diizinkan, maka proses seleksi tersebut paling cepat memakan waktu satu bulan.  

Sesuai dengan pantauan Singgalang di lapangan, para pejabat yang mengincar jabatan eselon II tersebut sudah mulai sibuk dan kasak kusuk mulai melakukan lobi. Sebab, jabatan eselon II tersebut dengan prestasi kinerja dan kemampuan saja. Nuansa politis sangat kental, sehingga sangat diperlukan dukungan pihak-pihak yang berkompeten. 

Sorang pejabat Pemko Padang yang keberatan namanya disebutkan mengatakan, kendati lolos tim seleksi bukan berarti langsung menjadi kepala dinas karena ada tiga nama yang lolos. 

"Lobi politik sangat penting untuk menimbulkan kepercayaan oleh pimpinan, sehingga dari sekarang diperlukan lobi-lobi tersebut. Hebat dalam kerja tak cukup, perlu koneksi dan lobi politik tersebut,"imbuhnya. (***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved