Rumput di lapangan eks Stadion H Agus
Salim, Padang, mulai dibongkar. Ini sebagai bagian kelanjutan
pembangunan kembali stadion tersebut. (dede)
PADANG, ANALISAKINI.ID--Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat
merealisasikan komitmennya untuk membongkar rumput lapangan dan videotron yang
masih tersisa di kawasan eks Stadion Haji Agus Salim, Padang. Proses
pembongkaran dua fasilitas tersebut dimulai, sebagai bagian dari persiapan kelanjutan
pembangunan kembali stadion kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu.
Langkah cepat manajemen Kabau Sirah
tersebut sekaligus menjawab permintaan Kementerian Pekerjaan Umum melalui
Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Provinsi Sumatera Barat
dalam rapat koordinasi bersama instansi terkait di lokasi proyek pada 29
Oktober 2026 lalu.
Dalam rapat tersebut, pihak kementerian
mempertanyakan kepastian jadwal pembongkaran rumput lapangan dan videotron yang
masih berada di area pembangunan stadion.
Menanggapi hal itu, perwakilan Semen
Padang FC, Renol Fadhli bersama H. Edri, memastikan pembongkaran segera
dilaksanakan.
"Insya Allah, segera kami bongkar,
mulai Senin 2 November 2026," ujar mereka saat rapat koordinasi tersebut.
Komitmen itu pun langsung
ditindaklanjuti. Terhitung Senin (2/11/2026), proses pembongkaran mulai
dilakukan terhadap rumput lapangan jenis Zoysia Matrella serta videotron
berukuran 8 x 6 meter yang selama ini berdiri kokoh di sisi utara stadion.
Menariknya, rumput lapangan tersebut
tidak sekadar dibongkar, tetapi akan dimanfaatkan kembali untuk mendukung
pengembangan fasilitas olahraga di daerah lain.
"Jadi, rumput ini kita bongkar lalu
ditanam kembali di Lapangan Sepak Bola GOR Rawang, Kota Pariaman. Itu merupakan
CSR dari PT Semen Padang," ungkap Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang,
Win Bernadino, saat meninjau proses pembongkaran rumput dan videotron, Selasa
(3/11/2026) pagi.
Win menjelaskan, rumput jenis Zoysia
Matrella tersebut akan dipindahkan dan ditanam kembali di lapangan sepak bola
GOR Rawang, Kota Pariaman melalui program tanggung jawab sosial perusahaan
(CSR) PT Semen Padang.
Sementara itu, videotron berukuran 8 x 6
meter yang sebelumnya menjadi salah satu fasilitas pendukung di Stadion Haji
Agus Salim juga tidak akan dibiarkan terbengkalai. Perangkat tersebut
rencananya akan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan fasilitas lapangan di
lingkungan kompleks PT Semen Padang.
"Videotron akan kita pergunakan
untuk di lapangan kompleks PT Semen Padang nantinya," jelas Win Bernadino
yang juga menjabat sebagai Komisaris PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP),
perusahaan pengelola Semen Padang FC.
Dengan dimulainya pembongkaran ini,
Semen Padang FC turut menunjukkan dukungannya terhadap kelancaran proyek
pembangunan kembali Stadion Haji Agus Salim dengan dana awal sekitar Rp340
miliar itu . Di sisi lain, pemanfaatan kembali rumput dan videotron menjadi
langkah konkret agar fasilitas yang masih memiliki nilai guna tetap dapat
dimanfaatkan, bahkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Sumatera
Barat. (dede)
