Jakarta, Analisakini.id– Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendorong penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui kolaborasi dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI.
Hal tersebut dibahas dalam audiensi KNEKS dengan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Senin (5/10). Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI, Tri Widodo, menyampaikan aspek ekonomi dan keuangan syariah selama ini belum banyak menjadi bagian dari pengembangan kompetensi dan kepemimpinan ASN. LAN RI menyambut baik inisiatif KNEKS dan membuka peluang kolaborasi untuk meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah di lingkungan ASN.
Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, memaparkan peran KNEKS dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional serta hasil pembahasan sebelumnya dengan sejumlah stakeholder. Dalam konteks pengembangan kapasitas ASN, LAN RI dinilai memiliki posisi strategis untuk mendukung peningkatan kompetensi dan literasi ekonomi dan keuangan syariah.
Sejumlah peluang kolaborasi yang dibahas meliputi integrasi materi ekonomi dan keuangan syariah ke dalam program pembelajaran dan pelatihan ASN, pengembangan modul pembelajaran, pemanfaatan Learning Management System (LMS) LAN RI, serta penyelenggaraan webinar dan sosialisasi. KNEKS dapat dilibatkan sebagai narasumber dalam kegiatan literasi bagi ASN.
Tri Widodo menilai penguatan literasi ekonomi dan keuangan syariah dapat menjadi bagian dari pengembangan kapasitas ASN dan perlu mulai diwujudkan secara konkret. Implementasi dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan ASN, kemudian dikembangkan melalui kurikulum dan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan.
Terkait dengan ekosistem ekonomi syariah, Tri menyatakan minat dan niatnya untuk melakukan sertifikasi halal kantin LAN dan menjadikan koperasi di LAN berbasis syariah. Beliau juga sepakat untuk memberikan opsi bank syariah untuk payroll PNS di LAN.
Pengembangan kurikulum dapat dilakukan melalui pendekatan co-creation antara KNEKS dan LAN. Sementara itu, modul pembelajaran melalui LMS memungkinkan materi diakses lebih luas sekaligus mendukung pemantauan jumlah dan perkembangan peserta yang menyelesaikan modul.
Dalam diskusi, LAN juga menekankan pentingnya literasi ekonomi dan keuangan syariah diberikan secara berjenjang, mulai dari CPNS hingga pejabat tinggi pemerintahan. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman sejak awal karier ASN dan memperluas dampak literasi di lingkungan pemerintahan.
Sebagai tindak lanjut, KNEKS dan LAN RI akan berkoordinasi untuk merancang kurikulum dan materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan ASN serta mengidentifikasi pilot project sebagai langkah awal integrasi literasi ekonomi dan keuangan syariah dalam pembelajaran ASN. Kedua pihak juga akan mengeksplorasi pengembangan modul melalui LMS, pelaksanaan webinar dan sosialisasi, serta penguatan landasan kebijakan untuk mendukung integrasi literasi ekonomi dan keuangan syariah secara lebih sistematis.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman ASN terhadap ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional. (rl)
Bagikan