arrow_upward

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 : 11.35

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Jakarta, Analisakini.id-Harga minyak kembali bergerak di atas 100 Dolar AS per barel setelah pasar mendapat dua ancaman sekaligus: badai yang mengarah ke pusat produksi minyak Amerika Serikat (AS) dan serangan terhadap fasilitas di Arab Saudi.

Pada perdagangan awal Rabu, 7 Oktober 2026, harga minyak Brent berjangka naik 93 sen atau 0,92 persen menjadi 101,51 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 82 sen atau 0,92 persen menjadi 90,25 Dolar AS per barel.

Pergerakan tersebut terjadi ketika badai yang terbentuk di Teluk Meksiko diperkirakan segera menjadi badai Atlantik pertama pada 2026. Badai berpotensi mengganggu kegiatan produksi minyak dan gas serta operasi kilang di kawasan tersebut.

Wilayah lepas pantai Teluk Meksiko yang berada di jalur badai menyumbang sekitar 15 persen produksi minyak mentah AS dan 5 persen produksi gas alam. Hingga enam kilang minyak juga berpotensi terdampak.

Tekanan pasokan juga terlihat dari stok minyak mentah AS. Data American Petroleum Institute yang dikutip sumber pasar menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun 2,09 juta barel pada pekan yang berakhir 2 Oktober.

Dari Timur Tengah, ketegangan kembali menjadi perhatian pasar setelah bandara Jazan dan Najran di Arab Saudi menjadi sasaran serangan. Konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran semakin meningkat di tengah operasi militer pemerintah Yaman untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.(sumber : rmol.id)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved