arrow_upward

Zigo Rolanda : Politisi dari Pelosok Negeri, Kini Pimpin AMPI

Rabu, 30 September 2026 : 16.34

Padang, Analisakini.id-Siapa sangka, siapa menduga. Perjalanan politik seseorang tak bisa diterka. Itulah yang dialami politisi muda Zigo Rolanda, SE,MM. 

Berasal dari negeri pelosok nun jauh di sana, Sangir, Kabupaten Solok Selatan, kini Zigo mencatatkan diri sebagai orang nomor satu. Bukan level provinsi ya, tapi negara Indonesia. Zigo menjadi Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) periode 2026-2031. Dia menggantikan Jerry Sambuaga.

Kepemimpinan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar di AMPI menjadi kelanjutan dari perjalanan panjangnya di dunia politik, organisasi kepemudaan, partai politik dan dunia usaha. Sebelum berada di pentas nasional sebagai wakil rakyat di Senayan, Zigo membangun karier politik dari Sumatera Barat, mulai dari anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat hingga dipercaya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan.

Sebelum Munas X AMPI, Zigo telah memperoleh dukungan dari 26 DPD AMPI tingkat provinsi. Jumlah tersebut melampaui persyaratan minimal pencalonan yang ditetapkan panitia, yakni dukungan dari 12 DPD AMPI tingkat provinsi. Ia juga menjadi satu-satunya bakal calon yang mengembalikan formulir pencalonan hingga batas pendaftaran.

Perjalanan politik Zigo bermula dari daerah. Yaitu Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat periode 2014–2019. Bahkan di periode itu, Zigo yang termuda. Meski tidak berada di nomor urut 1, tapi Zigo sukses mendulang suara terbanyak. Di Kabupaten Solok Selatan, kampung halamannya, Zigo sudah berurat berakar sebagai anak muda yang peduli dan tanggap. Ayahnya sendiri Khairunnas saat itu juga terpilih sebagai Anggota DPRD setempat dan menduduki kursi Ketua DPRD.

Lima tahun berikutnya, karier legislatifnya berlanjut dengan kepercayaan sebagai Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan periode 2019–2024. Dan ayahnya lolos ke DPRD Sumbar. Tukar tempatlah.
Selama menjadi wakil rakyat, keberpihakan kepada rakyat kian kental. Pembawaan yang tenang, cepat tanggap membuat kedekatannya dengan rakyat kian erat. Sulit dipisahkan.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke tingkat nasional. Pada Pemilu 2024, Zigo terpilih menjadi Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Sumatera Barat I dan bergabung dengan Fraksi Partai Golkar. Zigo sukses mengungguli tokoh Golkar sekaligus petahana Darul Siska. Sebelum bertanding pun, dari beberapa survei lembaga, memang Zigo diunggulkan. Ternyata benar.

Di DPR RI, Zigo duduk di Komisi V yang memiliki ruang lingkup kerja berkaitan dengan infrastruktur, pekerjaan umum, perumahan, transportasi dan berbagai sektor pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan pengalaman legislatif berjenjang dari tingkat provinsi, kabupaten hingga pusat, perjalanan Zigo memperlihatkan proses kaderisasi politik yang dibangun dalam waktu panjang.

Karakter kepemimpinan Zigo tidak hanya dibentuk melalui politik elektoral. Ada sedikitnya tiga jalur pengalaman yang berjalan bersamaan, yakni politik, organisasi kepemudaan dan dunia usaha.

Di jalur politik, ia tumbuh dari Golkar Sumatera Barat hingga menjadi anggota DPR RI. Di jalur kepemudaan, ia aktif dalam AMPG dan AMPI. Sementara di bidang ekonomi dan kewirausahaan, ia memiliki pengalaman panjang di HIPMI. Bahkan sempat menjadi Ketua HIPMI Sumbar.

Keterlibatan Zigo dengan organisasi kepemudaan Partai Golkar bukan sesuatu yang baru. Ia pernah menjabat Sekretaris AMPG Sumatera Barat 2015–2017 dan kemudian dipercaya sebagai Wakil Ketua Umum AMPG Bidang BAPILU periode 2026–2029.

Di lingkungan AMPI, Zigo pernah memimpin DPD AMPI Sumatera Barat. Pengalaman di tingkat daerah tersebut menjadi salah satu pijakan dalam gagasannya untuk membawa perspektif daerah ke tingkat nasional.

Pada proses menuju Munas X AMPI, Zigo menekankan pentingnya konsolidasi organisasi dari pusat hingga daerah. Ia juga menginginkan pengurus daerah mendapatkan ruang yang lebih besar dalam pembahasan organisasi dengan Partai Golkar.

Salah satu gagasan utama Zigo adalah membangun AMPI yang lebih inklusif. Ia ingim AMPI mengikuti perubahan zaman.

Menurut gagasan yang disampaikannya dalam proses pencalonan, ruang kepemimpinan AMPI perlu dibuka lebih luas bagi kader muda dan tidak hanya berputar pada kelompok tertentu. Ia ingin AMPI menjadi rumah bersama bagi kader dengan latar belakang, karakter dan pengalaman yang beragam.

“Ini membuktikan bahwa Golkar itu, ya, AMPI juga ke depan kami dorong menjadi AMPI yang inklusif, tidak hanya kelompok-kelompok saja yang bisa memimpin di AMPI,” ujar Zigo dalam rangkaian pencalonannya arena Munas X AMPI di Grand Sahid, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Gagasan tersebut sejalan dengan pandangannya dalam forum Leadership Talkshow AMPI sebelumnya. Zigo ketika itu menyebut konsep make over AMPI bukan berarti mengubah identitas organisasi, melainkan menyiapkan AMPI sebagai rumah pemuda Partai Golkar yang disenangi generasi muda tanpa kehilangan identitas dan tujuan politik organisasi.

Bagi Zigo, tantangan organisasi kepemudaan bukan hanya mempertahankan struktur, tetapi juga memastikan organisasi tetap relevan dengan perubahan zaman.

Karena itu, pembaruan AMPI menurut gagasannya harus dilakukan dengan tetap menjaga sejarah dan identitas organisasi. Organisasi harus mampu menjadi ruang kaderisasi, tempat belajar kepemimpinan, sekaligus wadah bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan mengambil peran dalam kehidupan publik.

Pandangan tersebut telah disampaikan Zigo jauh sebelum proses Munas X. Dalam forum “Make Over AMPI: Belajar dari Masa Lalu, Menjawab Hari Ini, Menyiapkan AMPI 5 Tahun ke Depan”, ia menekankan bahwa pembaruan tidak harus berarti meninggalkan identitas organisasi. (*)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved