arrow_upward

Ketua DPRD Muhidi Ajak Wakasek SMA, SMK dan SLB se-Sumbar Ikut Jadi Motor Lahirnya Inovasi Pembelajaran

Senin, 07 September 2026 : 17.11

 

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, bersama peserta Bimtek Peningkatan Kompetensi Wakil Kepala Sekolah Jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat Angkatan I, yang digelar di Hotel Axana, Kota Padang, Senin (7/9/2026).

PADANG, ANALISAKINI.ID— Keberadaan wakil kepala sekolah tidak boleh hanya dipandang sebagai pendamping kepala sekolah dalam menjalankan tugas administratif. Untuk itu, wakil kepala sekolah harus mampu pula menjadi motor penggerak dalam membangun budaya kerja, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta mendorong lahirnya inovasi pembelajaran.

“Ya, wakil kepala sekolah itu memiliki peran strategis dalam membantu meningkatkan mutu pendidikan. Makanya, kompetensi dan kemampuan tata kelola harus terus diperkuat agar pelayanan dan proses pembelajaran di sekolah semakin baik,” ujar Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Wakil Kepala Sekolah Jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat Angkatan I, yang digelar di Hotel Axana, Kota Padang, Senin (7/9/2026).

Menurut Muhidi, wakil kepala sekolah memiliki posisi yang sangat penting dalam mendukung kepala sekolah sekaligus memastikan roda organisasi dan proses pendidikan di satuan pendidikan berjalan secara efektif, profesional dan terukur.

Dia menilai, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Sekolah tidak hanya dituntut menghasilkan peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membangun karakter, kreativitas, kedisiplinan serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Makanya, untuk menjawab tantangan tersebut, diperlukan sumber daya manusia pendidikan yang memiliki kemampuan manajerial, kepemimpinan dan komunikasi yang baik. Wakil kepala sekolah, kata Muhidi, harus mampu membangun kolaborasi dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

“Sekolah yang baik tidak hanya dibangun oleh satu orang. Dibutuhkan kerja bersama, kolaborasi dan tata kelola yang kuat. Wakil kepala sekolah harus mampu menjadi bagian penting dari proses tersebut,” ujar politisi PKS itu.

Muhidi juga berharap pelaksanaan Bimtek tidak berhenti sebatas kegiatan peningkatan pengetahuan dan kompetensi. Ilmu serta pengalaman yang diperoleh selama kegiatan harus dapat diterapkan secara nyata di sekolah masing-masing.

Dengan demikian, keberadaan Bimtek tersebut benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, efektivitas manajemen sekolah dan mutu pembelajaran.

“Kita berharap setelah mengikuti Bimtek ini, para wakil kepala sekolah dapat membawa semangat baru, gagasan baru dan pola kerja yang lebih baik ke sekolah masing-masing. Pada akhirnya, yang kita inginkan adalah meningkatnya kualitas pendidikan dan lahirnya generasi Sumatera Barat yang unggul,” tutur Muhidi.

Kegiatan Bimtek menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas pengelola satuan pendidikan. Penguatan kompetensi dan tata kelola di tingkat sekolah diharapkan mampu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembelajaran, sehingga satuan pendidikan di Sumatera Barat semakin adaptif, profesional dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa mendatang. (n-r)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved