Padang, Analisakini.id-
Mantan Rektor, Alumni berprestasi dan wartawan mendapat penghargaan pada acara “Malam Anugerah Universitas Andalas” yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-70 Unand, di Hotel Pangeran Beach Jl Juanda, Padang, Senin (14/9/2026) malam.
Ada beberapa kategori penghargaan yang diberikan, yakni; penghargaan untuk Kategori Alumni Milenial diberikan kepada Elsa Maharrani. Tokoh Penggerak, Ir Djoni. Entrepreneur, Rendi Alfuadi, SKom. Birokrat/Layanan Publik, dr Eniarti, MSc, SpKJ, MMR, QHIA. Kiprah Internasional, Prof Dr Erlina Burhan, Sp.P(K), MSc, PhD, dan Kategori Peneliti/Inventor, Dr dr Andani Eka Putra, MSc.
Sementara untuk Lifetime Achievement Award, diberikan kepada Prof Dr Ir H Fachri Ahmad, MSc (Rektor Unand Periode 1993-1997).
Penerima penghargaan tersebut setelah menelaah 151 nominator dari usulan Fakultas, IKA Fakultas dan usulan perorangan. Kemudian dinilai oleh Tim Juri yang independen.
Adapun Tim Juri tersebut; Prof Dr Henmaidi, Sari Lenggogeni, PhD, Dr. Azrifirwan, Prof apt Deddi Prima Putra, PhD, Hasril Chaniago, Hendra Makmur dan Shabbarin Syakur.
Kemudian pada kesempatan tersebut diserahkan juga hadiah bagi para pemenang Sayembara Menulis Artikel, yakni Anugerah Insan Pers 2026 Universitas Andalas.
Pemenang untuk Kategori Jurnalis Media Cetak/Online; Juara 1, Heri Faizal (Langgam.id). Juara 2, Ardasani (Haluan), dan Juara 3, Muharman (Harian Rakyat Sumbar).
Sementara untuk Kategori Jurnalis Pers Mahasiswa di Lingkungan Universitas Andalas; Juara 1, Oktavia Ramadhani (Genta Andalas), Juara 2, Zaki Latif Bagia Rahman (Genta Andalas), dan Juara 3, Cici Famelya (LPM Detak Alinea).
Gubernur Sumbar diwakili Sekdaprov Arry Yuswandi menyampaikan Unand merupakan mitra strategis Pemprov Sumbar yang diharapkan bersama-sama di dalam membangun daerah.
Dikatakannya, Dies Natalis ke-70, bukan saja sebagai penanda usia, tetapi merupakan catatan panjang perjalanan sebuah perguruan tinggi tertua di luar pulau Jawa, yang terus menata masa depan dan kepercayaan diri yang lebih baik.
“Perguruan tinggi merupakan tempat berkembangnya ilmu pengetahuan, riset, talenta dan gagasan. Untuk itu Pemprov Sumbar siap bersinergi dengan Unand di dalam membangun Sumbar yang lebih baik lagi ke depannya,” ujar Arry.
Tak lupa Arry menyampaikan ucapan selamat kepada putra-putri terbaik alumni Unand, dan insan pers yang mendapatkan penghargaan pada Malam Anugerah Universitas Andalas.
Rektor Unand Efa Yonnedi yang membuka sambutannya dengan pantun, menyampaikan apresiasi kepada para panitia yang telah mempersiapkan acara Malam Anugerah Universitas Andalas dengan sempurna.
Di usia Unand yang sudah 70 tahun ini, Rektor Unand Efa Yonnedi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya sivitas akademika, atas dedikasi, prestasi, inovasi, dan sumbangsih yang telah mengharumkan nama Unand.
Sebelumnya turut memberikan sambutan Ketua DPP IKA Unand Denny Abdi yang mengapresiasi tema Dies Natalis ke-70 Unand, yakni; Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak.
“Bagi alumni, akar yang menyatukan itu adalah Unand. Kemudian mampu menjulang dan berdampak. Bukan seberapa tinggi posisi, tetapi seberapa besar alumni bermanfaat bagi daerah, nusa dan bangsa,” ujar Denny Abdi, yang juga Sekjen Kementerian Luar Negeri ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis ke-70 Unand dr Muhammad Riendra, menyampaikan rangkaian acara Dies Natalis ke-70 ini telah dimulai sejak Mei 2026 dengan berbagai acara.
Di antaranya, operasi bibir sumbing, khitanan massal, Unand Berpuisi, Unand Berkurban, Seminar Parenting Aisyiah Dahlan, Kuliah Umum Gubernur Lemhanas, Sidang Terbuka dan Orasi Ilmiah, Penerbitan 70 Buku, serta pengabdian dan lomba olahraga.
“Kemudian masih ada lagi, yakni Unand Job Fair, Konferensi Internasional Kebencanaan dan Unand Run,” ujar Riendra yang merupakan Dirut RS Unand ini.
Acara Malam Anugerah Universitas Andalas berlangsung meriah dengan adanya Vocal Grup dari Dewan Profesor Unand yang dikomandoi Prof James Helliward, dengan membawakan 2 lagu dengan apik.
Kemudian bertambah meriah dengan adanya peragaan pakaian tradisional Minang dari ibu-ibu Dharma Wanita Unand, serta pembacaan puisi.
Turut hadir para mantan Rektor, Prof Werry Darta Taifur, Prof Tafdil Husni, Prof Yuliandri dan tentu saja Prof. Fachri Ahmad. Hanya Prof. Musliar Kasim yang tak tampak, berhalangan hadir. Kemudian para Wakil Rektor, Sekretaris Unand, dan para dekan di lingkungan Unand.
Hadir juga Sekjen DPP IKA Unand Gusti Candra, Wabendum DPP IKa Unand Roni Edrian, Taslim (mantan anggota DPR), Nurfirmanwansyah (Anggota DPRD Sumbar), Imelda Sari (komisaris Angkasa Pura), Adrian Tuswandi (Dewas LKBN Antara), Zul Effendi (Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumbar), Zola Pandu (Ketum DPP IKA FPUA) dan tokoh-tokoh alumni lainnya. (*/).