arrow_upward

Mahasiswi Surabaya Ditahan Usai Melahirkan di Kos

Senin, 24 Agustus 2026 : 14.08


Mahasiswi berinisial ALSU (24) ditetapkan sebagai tersangka usai bayinya meninggal di kos Jalan Gubeng Kertajaya, Surabaya.

Surabaya, Analisakini.id — Tragedi memilukan terjadi di sebuah indekos di Jalan Gubeng Kertajaya. Seorang mahasiswi berinisial ALSU (24) asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai tersangka setelah bayi yang dilahirkannya meninggal dunia, Rabu (5/8/2026).

ALSU, yang tercatat sebagai mahasiswi jurusan Paramedik Veteriner di sebuah universitas di Surabaya, mengaku bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan kekasihnya. Pengakuan itu terungkap dalam video interogasi yang diunggah Kapolrestabes Surabaya melalui akun media sosial pribadinya.

Dalam keterangannya, ALSU menceritakan bahwa ia merasakan mules sejak pagi. Air ketuban pecah, dan sekitar pukul 14.00 bayi lahir. Namun, bayi itu dibiarkan di lantai tanpa penanganan medis. Disinyalir, sang bayi meninggal akibat gagal napas dan dehidrasi.

“Bayinya telanjang, ari-arinya saya potong pakai gunting bedah,” ungkap ALSU dalam video tersebut.

Kasus ini semakin menyayat hati karena ALSU mengaku menanggung beban seorang diri. Sang kekasih disebut tidak mau bertanggung jawab dan terakhir berkomunikasi dengannya pada Juni lalu. “Udah nggak pengen ketemu lagi. Ngomongin tentang tanggung jawab nggak komunikatif. Di sini saya ngekos, orang tua di Jawa Tengah,” katanya.

Kini, ALSU harus menghadapi proses hukum atas perbuatannya. Tragedi ini menjadi potret kelam tentang tekanan sosial, rasa malu, dan minimnya dukungan yang dialami seorang perempuan muda hingga berujung pada kehilangan nyawa bayi yang baru lahir.(sumber : radarsukabumi.com)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved