arrow_upward

Kota Padang Darurat Narkoba

Rabu, 26 Agustus 2026 : 17.00
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Padang, Syahendri Barkah bersama  narasumber dan peserta P4GN, Rabu (26/8).(j.e.syawaldi)

Padang, Analisakini.id-
Pemerintah Kota (Pemko) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Pemulihan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). 




​Padang, Singgalang
Darurat narkoba di Padang kini telah berada pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan karena telah merasuk hingga ke lingkungan anak-anak sekolah. 

Bahkan tingginya jumlah barang bukti yang disita dalam berbagai pengungkapan kasus mengindikasikan Kota Padang berada dalam status darurat narkoba. 
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Padang, Syahendri Barkah saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Agen Pemulihan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (26/8) di Padang.
Untuk mengantisipasi hal ini, Kesbangpol bersama kepolisian dan BNNP Sumatera Barat mengambil langkah taktis dengan mengaktifkan kembali agen-agen pemulihan di seluruh kelurahan. 
Adapun kegiatan strategis ini mengangkat tema "Peran Aktif Masyarakat dalam Program Rehabilitasi untuk Mewujudkan Kota Padang Bersinar (Bersih Narkoba)". ​Berlangsung dari  26 - 28 Agustus 2026 di Aula Abu Bakar Ja'ar.  Acara ini menghadirkan perwakilan peserta dari unsur kelurahan yang mencakup unsur Babinsa, Polmas/Bhabinkamtibmas, dubalang, karang taruna, posyandu, serta PKK dari 37 kelurahan.
"Dasar pelaksanaan kegiatan ini, kita tahu biasanya Kota Padang itu pengguna atau kasus narkoba sudah semakin banyak. Tingkatnya sudah sampai merasuk ke anak-anak sekolah. Ini satu kekhawatiran kita bersama, bahwasanya Padang itu juga sudah dijadikan target oleh bandar-bandar narkoba sebagai daerah sasarannya,"kata Syahendri Barkah.
Sedangkan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Padang, Raf Indria, yang mewakili Walikota memaparkan berdasarkan data statistik resmi yang memperkuat urgensi penanganan komprehensif. Dimana penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus meningkat dari tahun ke tahun dengan modus operasi yang semakin beragam.
Guna menekan angka tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Padang menginisiasi Bimtek bagi perwakilan kelurahan se-Kota Padang. Kegiatan ini difokuskan pada sosialisasi program dan peningkatan kapasitas agar para peserta dapat bertindak sebagai perpanjangan tangan Pemko Padang 
​Sementara itu, Ketua Tim Rehabilitasi BNNP Sumatera Barat, Josra Maidi, menekankan pentingnya program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) sebagai garda terdepan dalam memotong mata rantai penyalahgunaan narkotika sebelum berlanjut menjadi kecanduan berat. 
​Josra juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor, merujuk pada temuan kasus di lapangan yang melibatkan pelajar tingkat sekolah menengah pertama, sehingga penanganan dini melalui agen pemulihan di tingkat kelurahan menjadi benteng pertahanan yang sangat vital. 
​Melalui pelaksanaan Bimtek ini, para peserta dibekali dengan peningkatan kapasitas, pengetahuan mendalam mengenai bahaya kedaruratan narkotika, serta keterampilan teknis dalam menjangkau korban penyalahgunaan di lingkungan sekitar sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) IBM. 
​Pemko berharap para peserta yang telah dilatih dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah, meminimalisir tingkat peredaran gelap narkoba, serta mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota yang sehat, produktif, dan bersih dari narkoba (Bersinar).(103)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved