Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi
Yandri Rajo Budiman saat meminjau sekolah yang dibantu puluhan laptop melalui
dana pokirnya sebagai wakil rakyat.
PADANG, ANALISAKINI.ID--Dua SMA Negeri di Kota Padang terima puluhan bantuan laptop dari dana pokok pikiran Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman. Ini guna mempercepat digitalisasi pendidikan.
Kedua sekolah tersebut yakni SMAN 17
Padang yang mendapatkan 80 bantuan laptop dan SMAN 12 Padang sebanyak 60 unit
laptop. Laptop tersebut telah diterima pihak sekolah dan telah diserahkan
baru-baru ini.
Evi Yandri mengatakan, dua SMA itu
dipilih sebagai penerima yakni sekolah baru dan sekolah terdampak bencana.
Dimana SMAN 17 merupakan sekolah baru yang dibangun pada 2022. Sementara SMAN
12 merupakan salah satu sekolah di Sumbar yang mengalami dampak terparah akibat
bencana hidrometeorologi November 2026 lalu.
"Tujuan pemberian laptop ini
seiring dengan program pemerintah yakni digitalisasi pendidikan. Semoga bantuan
tersebut dapat membantu percepatan program ini," ujar Evi Yandri dalam relisnya, Kamis (27/08/2026).
Ia mengatakan, dirinya sepakat pada pola
pikir Presiden Prabowo yang mengatakan bahwa untuk memperbaiki dan memajukan
sebuah negara maka sumber daya manusia (SDM) lah yang perlu dibina. Salah
satunya melalui pendidikan.
"Jika SDM-nya bagus maka daerah dan
negara bisa berkembang dan maju. Namun jika SDM lemah maka kemajuan akan sulit
dicapai," katanya lagi.
Saat meninjau penggunaan laptop di kedua
sekolah tersebut pekan lalu, Evi Yandri berpesan pada para siswa untuk fokus
dalam belajar dan mengasah kemampuan diri.
"Fokuslah menimba ilmu dan bentuk
karakter diri dengan aktif berkegiatan positif melalui ekstrakurikuler,"
katanya.
Di zaman sekarang, menurut Evi, semua
siswa harus mempu mengembangkan kemampuan dan ilmu sebaik mungkin. Apalagi
globalisasi sudah di depan mata, maka persaingan semakin ketat.
Ia juga berpesan pada para siswa untuk
terus menjaga diri agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
"Ini juga marak di Sumbar dan harus
dijauhi. Seperti tawuran, narkoba dan seks bebas. Termasuk juga judi online.
Jangan coba-coba atau ikut-ikutan. Sekali terjurumus hancur masa depan seumur
hidup," katanya.
Pada pihak sekolah, terutama para guru,
Evi juga meminta pengawasan ditingkatkan. Salah satunya para guru harus
mengetahui jenis narkoba, psikotoprika dan zat adiktif lainnya. Termasuk
ciri-ciri pemakai.
"Dengan mengetahui maka kita akan
mudah mengawasi para siswa. Tingkatkanlah kepedulian kita pada siswa karena
masa depan daerah dan negara ini ada pada mereka. Jika mereka rusak maka rusak
pula daerah dan negara ini," paparnya.
Evi juga berpesan agar bantuan laptop
yang diberikan dirawat dengan baik sehingga bisa bermanfaat jangka
panjang.
Saat peninjauan kedua sekolah tersebut,
Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Pendidikan Sumbar, Mahya juga berpesan hal
yang sama. Bahwa bantuan yang diberikan mesti dimanfaatkan dengan sebaik
mungkin untuk mengoptimalkan digitalisasi pendidikan. Selain juga dirawat dan
dijaga agar bisa bermanfaat untuk banyak siswa.
Sementara kepala sekolah SMAN 17 dan
SMAN 12 Padang sama-sama mengapresiasi dan berterima kasih pada kepedulian Evi
Yandri yang telah memberikan bantuan pada sekolah. (n-r)
