Medan, Analisakini.id- Seorang suami diam-diam memasang kamera di rumah setelah mencurigai perubahan sikap istrinya.
Kecurigaannya terbukti ketika ia melihat sang istri membawa pelatih gym ke rumah dan menjalin hubungan terlarang.
Dikutip dari Eva, Selasa (25/8/2026), pasangan suami istri itu diketahui bernama Weng dan Huang. Keduanya tinggal di Provinsi Guangdong dan sebelumnya bertemu melalui sebuah perjodohan.
Setelah dipertemukan, Weng dan Huang sepakat menjalin hubungan demi memenuhi harapan keluarga.
Meski tidak memiliki hubungan emosional sebelum perjodohan tersebut, keduanya tetap saling menghormati. Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka berkembang hingga akhirnya muncul rasa cinta.
Huang disebut sangat menyayangi Weng ketika keduanya masih berpacaran. Ia kerap mengajak Weng makan di luar dan berbelanja bersama. Setelah dua tahun berpacaran, keduanya kemudian menikah.
Kehidupan ekonomi pasangan tersebut juga tergolong cukup baik. Mereka memiliki rumah dan kendaraan sehingga tidak menghadapi terlalu banyak persoalan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Huang meyakini bahwa kehidupan rumah tangganya akan berjalan lama selama ia bekerja dengan tekun dan memperlakukan istrinya dengan baik.
Namun, Weng ternyata merasa tidak nyaman dengan kehidupan pernikahannya. Ia merasa tidak pernah merasakan suasana romantis dalam rumah tangga. Sikapnya terhadap Huang pun perlahan berubah dan semakin buruk.
Di tengah tekanan tersebut, Weng kerap mengeluhkan kondisi rumah tangganya kepada sahabat. Teman-temannya kemudian menyarankan agar Weng mencoba berolahraga.
Selain membantu menjaga bentuk tubuh dan meningkatkan kebugaran, berolahraga dinilai dapat membantu mengurangi kelelahan mental. Aktivitas tersebut juga diharapkan dapat mengurangi intensitas komunikasi antara Weng dan Huang sehingga ketegangan dalam rumah tangga bisa berkurang.
Weng akhirnya mengikuti saran tersebut. Ia membeli kartu keanggotaan di sebuah pusat kebugaran yang berada tepat di bawah gedung tempat tinggalnya.
Namun, keputusan tersebut justru mempertemukannya dengan pria lain bernama Liu. Pria tersebut merupakan seorang pelatih di pusat kebugaran tempat Weng berlatih.
Weng dan Liu memiliki banyak kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi. Dalam setiap pertemuan, Liu kerap memberikan pujian terhadap penampilan Weng, termasuk bentuk tubuh dan kecantikannya.
Liu kemudian mulai mendekati Weng. Seiring berjalannya waktu, Weng juga mulai memiliki perasaan terhadap pelatih tersebut.
Agar dapat lebih sering bertemu dengan Liu, Weng bahkan mendaftarkan diri untuk mengikuti sesi latihan privat. Meski mengetahui Weng telah memiliki suami, Liu tidak menghentikan pendekatannya.
Hubungan keduanya kemudian semakin dekat dan berkembang menjadi hubungan terlarang. Liu bahkan mengajak Weng makan malam di sebuah tempat yang romantis.
Weng akhirnya tidak mampu menahan perasaannya terhadap Liu. Keduanya kemudian melakukan hubungan intim dan setelah itu mulai mempertahankan hubungan secara diam-diam.
Setelah beberapa waktu menjalin hubungan, Liu mengaku sangat mencintai Weng. Ia bahkan meminta Weng menceraikan Huang agar keduanya dapat hidup bersama secara terbuka.
Namun, Weng tidak berpikir untuk menceraikan suaminya. Ia khawatir jika pernikahannya yang selama ini stabil berakhir, hal tersebut akan memengaruhi reputasi dirinya dan keluarganya.
Karena itu, Weng berusaha menenangkan Liu dan memintanya untuk menunggu lebih lama.
Sementara itu, Huang mulai merasakan adanya perubahan yang tidak biasa pada diri istrinya. Kecurigaan tersebut membuat Huang diam-diam memasang kamera di rumah.
Setelah kamera terpasang, Huang kemudian mengatakan kepada Weng bahwa dirinya harus pergi melakukan perjalanan dinas selama beberapa hari.
Saat berada di luar rumah, Huang memantau kamera yang telah dipasangnya. Ia ingin mengetahui apakah istrinya melakukan sesuatu yang mencurigakan selama dirinya tidak berada di rumah.
Kecurigaan Huang akhirnya terbukti. Dari kamera tersebut, ia melihat Weng membawa Liu ke rumah.
Keduanya kemudian melakukan hubungan intim di kamar tidur. Setelah itu, Weng dan Liu berpindah ke kamar mandi untuk melanjutkan pertemuan mereka.
Melihat kejadian tersebut melalui kamera, Huang yang merasa marah kemudian segera kembali ke rumah untuk memergoki keduanya.
Sesampainya di rumah, Huang membuka pintu kamar mandi dan melihat Weng bersama Liu. Ia pun sangat marah karena mengetahui istrinya menjalin hubungan dengan pria lain di rumah mereka sendiri.
Huang kemudian kehilangan kendali. Ia mengambil pisau pengupas buah dan menusukkannya berkali-kali ke tubuh Liu.
Weng yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi layanan darurat untuk meminta pertolongan. Namun, nyawa Liu tidak berhasil diselamatkan.
Liu meninggal dunia akibat kehilangan terlalu banyak darah.
Perkara tersebut kemudian diproses secara hukum. Dalam putusannya, pengadilan menyoroti hubungan terlarang antara Weng dan Liu yang membuat Huang merasa dikhianati. Perasaan tersebut disebut menjadi latar belakang hingga Huang melakukan tindakan yang menyebabkan kematian Liu.
Pada akhirnya, Huang dinyatakan bersalah atas tindak pidana yang menyebabkan kematian karena kelalaian. Ia kemudian dijatuhi hukuman enam tahun penjara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(sumber : tribunmedan.com)