Padang, Analisakini.id - Hujan belum sepenuhnya reda, genangan masih menutup sejumlah ruas jalan di Kota Padang. Sebuah instruksi segera diteruskan pada Minggu malam.
Mendapat laporan banjir yang memaksa ratusan warga mengungsi, Senator DPD RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman langsung meminta Tim Irman Gusman Center bergerak bersama Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat menuju lokasi terdampak.
Tak butuh waktu lama, relawan menembus banjir membawa bantuan. Banjir yang dipicu hujan lebat pada Senin (3/8) itu merendam sedikitnya 15 titik di Kota Padang dan memicu evakuasi di sejumlah kawasan.
Sekitar pukul 23.30 WIB, tujuh relawan Irman Gusman Center bersama MDMC Sumbar bergerak menuju Kelurahan Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Menembus genangan yang masih tinggi, mereka memastikan bantuan bisa segera diterima warga yang mengungsi.
Berdasarkan pendataan sementara di lokasi, sekitar 150 warga di kelurahan tersebut terpaksa mengungsi setelah rumah mereka terendam.
Pada tahap awal, bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, air mineral, popok bayi dan anak, pembalut wanita, selimut, serta handuk untuk memenuhi kebutuhan dasar penyintas. Penyaluran juga disiapkan bertahap ke lokasi terdampak lain berdasarkan hasil asesmen cepat relawan dan koordinasi dengan pihak terkait.
Ketua Irman Gusman Center, Marhadi, mengatakan gerak cepat tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung Irman Gusman.
"Arahan Bapak Irman jelas, hadir secepat mungkin dan bawa kebutuhan yang paling dibutuhkan warga. Dalam situasi bencana, kecepatan menghadirkan bantuan adalah bentuk kepedulian yang paling nyata," ujar Marhadi.
Ia menambahkan, Irman meminta respons kemanusiaan tidak berhenti pada penyaluran awal, tetapi terus dilanjutkan selama masa tanggap darurat.
Sementara itu, Ketua MDMC Sumatera Barat, Portito menegaskan kolaborasi ini adalah komitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran.
"Bencana tidak mengenal waktu, maka respons kemanusiaan juga tidak boleh menunggu. Malam itu juga kami bergerak agar bantuan segera sampai ke tangan warga," kata Portito.
Selain logistik, relawan MDMC Sumbar bersama Irman Gusman Center juga melakukan asesmen kebutuhan di lokasi sebagai dasar bantuan lanjutan, sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan unsur kebencanaan lainnya.
Banjir yang kembali melanda Padang menjadi pengingat ancaman bencana hidrometeorologi masih menjadi tantangan serius. Sinergi antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat menjadi kunci agar penanganan darurat cepat dan pemulihan penyintas bisa dipercepat.
Di tengah derasnya arus dan dinginnya malam, langkah relawan menjadi bukti kepedulian tidak mengenal batas waktu. (*/rl)
Bagikan