Jombang, Analisakini.id– Kematian Sholihin, 50 tahun, di sebuah kamar kos di Kecamatan Peterongan, Jombang, Rabu pagi, 1 Juli 2026, menyisakan perhatian.
Pria asal Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, itu ditemukan tak bernyawa setelah berada di dalam kamar kos bersama seorang perempuan.
Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan tiga kondom sebagai barang bukti. Peristiwa terjadi di kamar nomor A-1 Kost Sinar Naga, Dusun Wonokerto, sekitar pukul 10.00 WIB.
Sebelum meninggal, korban diketahui menghubungi MA, 31 tahun, warga Kecamatan Jogoroto, untuk menemuinya di kamar kos tersebut.
Kapolsek Peterongan AKP Hidayaturrachman mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, korban telah berada di dalam kamar ketika Mariana datang sekitar pukul 07.05 WIB. Keduanya sempat berbincang sekitar lima menit.
Setelah itu korban meminum air mineral dari botol berukuran 1.600 mililiter. “Tak lama kemudian korban mengalami kejang-kejang,” kata Hidayaturrachman.
Melihat kondisi itu, MA berlari meminta pertolongan kepada penjaga kos. Penjaga bersama Titik Mayasari (41) Ketua RT kemudian mendatangi kamar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Peterongan.
Polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat serangan jantung. Polisi juga mencatat korban memiliki riwayat penyakit gondok atau infeksi tenggorokan.
Selain satu telepon seluler, pakaian korban, topi, dan botol air mineral, petugas mengamankan tiga kondom yang ditemukan di lokasi sebagai bagian dari barang bukti.
Polisi belum mengaitkan temuan tersebut dengan penyebab kematian dan tidak menyebut adanya dugaan tindak pidana.
Sementara itu menurut polisi, keluarga korban menerima peristiwa itu sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan pemeriksaan jenazah. Meski demikian polisi masih mendalami. (sumber : celah.id)