Padang, Analisakini.id-- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi
Sumatera Barat mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pendampingan Performance Improvement Plan (PIP) DAU Specific Grant Bidang Kesehatan yang diselenggarakan oleh Direktorat Dana Transfer Umum, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) pada Selasa (9/6) hingga Rabu (10/6) di Aula Lantai III Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat.
Kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung optimalisasi penyaluran DAU Specific Grant terutama untuk bidang kesehatan di Sumatera Barat. DAU Specific Grant diprioritaskan untuk mendanai penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar publik sehingga dapat meningkatkan kualitas capaian layanan dasar publik, sekaligus mengurangi ketimpangan pelayanan dasar publik antar daerah.
Dalam rangka mencapai tujuan dimaksud, Kementerian Keuangan bersama Kementerian Kesehatan serta dukungan dari World Bank, mencanangkan program Rencana Perbaikan Kinerja (RPK) daerah atau Performance Improvement Plan (PIP) khususnya untuk layanan dasar publik di bidang kesehatan.
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Barat, Mohammad Dody Fachrudin dalam sambutannya berharap pendampingan ini dapat membantu Pemerintah Daerah lingkup Sumatera Barat untuk memprioritaskan belanja daerah khususnya yang bersumber dari DAU Specific Grant untuk mendanai kegiatan dan sub kegiatan yang secara spesifik dapat meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) oleh unit layanan teknis di daerah. Selain itu, Pemerintah Daerah diharapkan melakukan langkah-langkah perbaikan dari sisi penganggaran, pelaksanaan, maupun penatausahaan belanja daerah, sehingga dapat tercapai peningkatan dan perbaikan kualitas layanan publik di daerah, khususnya untuk bidang kesehatan.
Materi kegiatan disampaikan secara komprehensif oleh Bondan Widyatmoko, Analis Keuangan Negara Ahli Muda dari Direktorat Dana Transfer Umum mengenai peningkatan layanan dasar publik di bidang kesehatan melalui DAU. Materi juga dilengkapi dari sisi teknis bidang kesehatan dan disampaikan oleh Rony Rozali, Perencana Kesehatan Ahli Madya dari Biro Perencanaan Kementerian Kesehatan dan Syaiful Mizan, Administrator Kesehatan Ahli Pertama dari Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. Pemateri juga didatangkan dari World Bank yang diwakili oleh Ahmad Zaki Fahmi, Economist and Policy Analyst dari World Bank.
Diskusi yang dipimpin oleh Li’ilzam Nuur, Pengawas Keuangan Negara Pertama dari
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan dan dihadiri jajaran dari Sekretariat Daerah, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Kesehatan, dan Bappeda Sumbar, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Solok Selatan berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan terkait peran DAU untuk cakupan layanan dasar kesehatan di Sumatera Barat, teknis realisasi DAU, dan tantangan dalam penyediaan layanan kesehatan untuk mencapai target SPM di Sumatera Barat.
Diharapkan kegiatan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi dan meningkatkan kualitas pemanfaatan DAU Specific Grant Bidang Kesehatan sehingga mampu memberikan dampak yang optimal terhadap peningkatan layanan kesehatan masyarakatserta menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pengelolaan DAU Specific Grant Bidang Kesehatan demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(*/).
Bagikan