Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo
Budiman dan Anggota DPRD Sumbar Endarmy saat kegiatan pembinaan Kesadaran Bela
Negara Keluarga Besar TNI Kodam XX/TIB, Jumat (22/5/2026) di Gedung Sapta
Marga, Makodam XX/TIB di Padang.
PADANG, ANALISAKINI.ID--Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam
menjaga persatuan bangsa serta mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Hal
tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman usai
menghadiri kegiatan pembinaan Kesadaran Bela Negara Keluarga Besar TNI Kodam
XX/TIB, Jumat (22/5/2026) di Gedung Sapta Marga, Makodam XX/TIB di Padang.
Evi Yandri juga menghadiri kegiatan
tersebut sebagai Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Sumbar.
Selain Evi Yandri, Anggota Komisi V DPRD
Sumbar, Endarmy juga mengikuti kegiatan tersebut yang juga merupakan ketua
FKPPI. Termasuk pula berbagai perwakilan lintas organisasi lainnya,
terutama yang berada di bawah pembinaan Kodam Tuanku Imam Bonjol, diantaranya
PPM, FKPPI, P3AD, PPAD.
Evi Yandri mengatakan kegiatan tersebut
menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat nasionalisme, persatuan,
serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat.
Melalui pembinaan bela negara,
diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI dan seluruh
elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
"Kita berharap kegiatan ini ikut
mendorong lahirnya generasi muda yang solid, berkarakter, serta memiliki
semangat nasionalisme yang tinggi," ujar Evi.
Senada dengan itu, Anggota DPRD Sumbar,
Endarmy mengatakan, sinergi antara oganisasi kepemudaan, keluarga besar TNI,
dan seluruh elemen masyarakat amat penting dalam memperkuat wawasan kebangsaan
serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Wawasan kebangsaan harus terus
ditanamkan pada masyarakat sejak dini, ini sangat berpengaruh dalam upaya
menjaga keutuhan negara," tutur Endarmy.
Perwakilan Kodam XX/TIB, Letkol
KAV Mahpuzh mengatakan ada puluhan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut,
terutama organisasi yang berada dibawah pembinaan Kodam Tuanku Imam
Bonjol.
Saat membuka kegiatan tersebut, Mahpuzh
mengingatkan tentang pentingnya untuk menjadi satu persatuan.
"Kita harus menjadi satu, bukan
terpisah-pisah. Kalau kita sudah menjadi satu wadah dalam satu pembinaan tentu
kita akan menjadi kuat," katanya.
Mahpuzh berharap kegiatan tersebut
bukanlah yang terakhir, melainkan akan diadakan berbagai kegiatan lainnya untuk
menguatkan jalinan dan sinergi antar organisasi. (n-r)
