arrow_upward

Ekonomi Sumbar Melesat 5,02 Persen, Tokoh Nasional Dony Oskaria Puji Sinergi Kepemimpinan Mahyeldi-Vasko

Sabtu, 09 Mei 2026 : 13.44
Padang, Analisakini.id– Capaian positif pertumbuhan ekonomi (PE) Sumatera Barat pada semester pertama tahun 2026 mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Salah satu dukungan datang dari tokoh nasional asal Tanjung Alam yang juga pemimpin teras BUMN, Dony Oskaria. Ia secara terbuka memuji langkah cepat dan kolaborasi solid antara Gubernur Mahyeldi dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy dalam memacu roda ekonomi ranah minang.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada Triwulan I 2026 berhasil menembus angka 5,02 persen. Angka ini menunjukkan tren pemulihan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan kondisi pada akhir tahun 2025 yang sempat melambat di angka 3,94 persen.

Dony Oskaria, yang selama ini dikenal kritis terhadap perkembangan ekonomi kampung halamannya, mengaku takjub dengan progres yang dicapai di bawah komando Mahyeldi-Vasko.

“Saya kritik keras selama ini karena saya sayang dengan provinsi kampung halaman. Alhamdulillah, berdasarkan rilis BPS, angka Pertumbuhan Ekonomi (PE) Sumbar naik. Saya memuji dan berharap tren positif ini terus terjaga setiap bulannya,” ujar Dony Oskaria, Kamis (7/5/2026).

Menurut Dony, keberhasilan ini tidak lepas dari tangan dingin duet kepemimpinan di Sumbar yang mampu merespons tantangan dengan kerja nyata. Ia berharap capaian ini dapat terus ditingkatkan hingga melampaui rata-rata pertumbuhan nasional.

“Kuncinya adalah kerja keras seluruh pemimpin Sumbar, dan hasilnya kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.

Lompatan ekonomi Sumbar hingga di atas 5 persen ini dipicu oleh gerak cepat pemerintah dalam melakukan rehabilitasi infrastruktur pascabencana serta penguatan konsumsi rumah tangga. Sinergi Mahyeldi-Vasko terlihat nyata dalam mengawal proyek-proyek strategis, termasuk percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Padang-Sicincin yang diproyeksikan menjadi urat nadi baru ekonomi daerah.

Selain infrastruktur, kepemimpinan Mahyeldi-Vasko juga fokus pada penguatan sektor unggulan seperti komoditas CPO, gambir, serta kebangkitan UMKM dan pariwisata melalui gerakan "Sumbar Bangkit".

Perbaikan ekonomi ini juga berbanding lurus dengan membaiknya sektor ketenagakerjaan. Berdasarkan data pendukung, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Sumatera Barat berhasil ditekan hingga ke angka 5,75 persen, dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPK) yang mencapai 70,28 persen.

Dengan kontribusi PDRB regional yang kini mencapai 6,83 persen, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Mahyeldi dan Vasko optimistis menatap masa depan ekonomi yang lebih stabil dan inklusif bagi seluruh warga di ranah maupun di rantau.(*/rl)
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved