arrow_upward

UNAND–APINDO Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas, Perkuat Ekonomi Sumbar

Kamis, 23 April 2026 : 16.14

 


Padang, Analisakini.id— Universitas Andalas (UNAND) memperkuat peran strategisnya dalam pembangunan ekonomi daerah melalui kolaborasi bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumatera Barat (Sumbar). 

Komitmen ini mengemuka dalam Rapat Kerja dan Konsultasi DPP APINDO Sumbar 2026 bertema “Bangkit Bersama Membangun Ekonomi Sumatera Barat yang Tangguh dan Berkelanjutan.” pada Kamis (23/4) di Hotel Pangeran.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum DPN APINDO Sinta Kamdani, Gubernur Sumbar, jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, serta Rektor UNAND Efa Yonnedi, Ph. D.

Ketua DPP APINDO Sumbar Rina Pangeran menegaskan bahwa daerah tengah berada dalam fase pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang berdampak pada masyarakat, infrastruktur, dan aktivitas ekonomi. Meski demikian, Sumbar dinilai tetap memiliki potensi besar dari sektor pertanian, perkebunan, industri pengolahan, hingga pariwisata.

Sebagai langkah konkret, APINDO Sumbar menghadirkan tiga program unggulan. Pertama, pendampingan UMKM berbasis mahasiswa dengan skema satu UMKM didampingi lima mahasiswa dan satu pengusaha. Tahun ini ditargetkan sebanyak 200 UMKM akan didampingi dengan melibatkan sekitar 1.000 mahasiswa. Kedua, penguatan ketahanan pangan melalui pembentukan Satuan Tugas dengan pengelolaan lahan awal 70 hektare dan target ekspansi hingga 5.000 hektare. Ketiga, program pengelolaan lingkungan menuju target zero waste ke tempat pembuangan akhir.

Ketua Umum APINDO Sinta Kamdani menekankan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan akademisi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks, mulai dari kenaikan harga energi hingga tekanan inflasi. Menurutnya, Sumbar memiliki peluang besar untuk tumbuh melalui sektor unggulan, bonus demografi, serta pengembangan pariwisata.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah menyampaikan bahwa struktur ekonomi daerah saat ini sangat bergantung pada UMKM, yang jumlahnya meningkat dari sekitar 600 ribu menjadi lebih dari 740 ribu unit dalam tiga tahun terakhir, dengan sekitar 99 persen merupakan usaha mikro.

Menjawab tantangan tersebut, UNAND menjalin kerja sama strategis dengan APINDO Sumbar melalui penandatanganan Nota Kesepahaman terkait Program Magang UMKM Berbasis Mahasiswa di Sumbar.

Rektor Efa Yonnedi, menegaskan kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan ekonomi daerah.

“Melalui program ini, kami tidak hanya mendukung penguatan kapasitas UMKM, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun menjadi wirausaha,” pungkasnya.(*/rl)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved