Padang, Analisakini.id- Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali memperkuat tradisi kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul Adha dengan mengeluarkan imbauan kurban bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Imbauan resmi ini tertuang dalam surat nomor 400.119/Kesra-2026 yang diterbitkan pada tanggal 22 April 2026.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa menyampaikan bahwa setiap OPD diharapkan dapat menjadi peserta kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M di Komplek Perkantoran Balaikota Aie Pacah dengan ketentuan minimal satu OPD menyumbangkan satu ekor sapi kurban.
Dia menegaskan bahwa program ini merupakan budaya tahunan yang telah lama mengakar di lingkungan Pemko Padang. Tujuannya adalah untuk membantu pemerataan distribusi hewan kurban, terutama bagi masyarakat di wilayah yang minim pelaksanaan kurban.
"Sifatnya adalah imbauan, satu OPD satu kurban. Ini sudah menjadi budaya atau kebiasaan lama kita di Pemko Padang. Kami mengimbau semua OPD untuk berkurban melalui panitia yang ada di Balai Kota Air Pacah," ujar Raju Minropa saat memberikan keterangan di Padang, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan surat imbauan tersebut, biaya per orang atau peserta kurban ditetapkan sebesar Rp. 2.800.000,-. Pembayaran dapat dilakukan melalui transfer ke rekening Bank Nagari dengan nomor 1015.0210.02019-3 atas nama Panitia Pelaksana Ibadah Qurban Kota Padang 1447 H. Batas akhir pembayaran ditetapkan hingga tanggal 20 Mei 2026.
Daging kurban yang terkumpul nantinya akan diprioritaskan bagi masjid dan mushala yang berada ke sejumlah wilayah Kota Padang. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang tinggal di daerah dengan jumlah hewan kurban sedikit tetap dapat merasakan sukacita hari raya.
"Tahun lalu kita membagikan hewan kurban ke masjid dan mushala di pelosok wilayah Kota Padang, khususnya bagi tempat ibadah yang kurbannya sedikit," tambahnya.
Meskipun jumlah OPD di Kota Padang saat ini berjumlah 42 instansi, Raju menyebutkan bahwa pihak pemerintah tidak menetapkan target angka yang kaku. Pada tahun sebelumnya, partisipasi dari lingkungan Pemko Padang cukup tinggi, bahkan melampaui jumlah OPD yang ada.
"Tahun lalu terkumpul sekitar 58 atau 64 ekor. Padahal OPD kita hanya 42. Ini menunjukkan banyak OPD yang berkurban lebih dari satu ekor, bahkan ada juga partisipasi dari pihak lain di luar OPD kita," jelasnya. (cl)
Bagikan