Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar Verry
Mulyadi foto bersama usai kegiatan sosialisasi Perda tentang Penanggulangan
Bencana di Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Jumat
(13/3/2026).
PADANG, ANALISAKINI.ID--Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023
tentang Penanggulangan Bencana digelar bagi warga Lubuk Kilangan, Lubuk
Begalung dan sekitarnya di Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk
Kilangan, Kota Padang, Jumat (13/3/2026) menjelang berbuka puasa.
Kegiatan tersebut menjadi perhatian
warga karena membahas langsung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana besar
di Sumatera Barat.
Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar Verry
Mulyadi menjelaskan bahwa Perda Nomor 4 Tahun 2023 merupakan langkah konkret
pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi bencana.
Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut
menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem penanggulangan
bencana yang lebih terencana dan melibatkan masyarakat.
“Sumbar adalah daerah yang rawan bencana
alam sehingga dengan adanya Perda ini masyarakat diharapkan lebih siap
menghadapi bencana dan memahami langkah antisipasi yang harus dilakukan,”
katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa salah satu
potensi bencana yang harus diwaspadai adalah ancaman gempa besar dari zona
megathrust Mentawai.
Perda Nomor 4 Tahun 2023 mengatur
berbagai tahapan penanggulangan bencana mulai dari pra bencana, saat bencana
hingga pasca bencana.
Dalam Pasal 18 disebutkan bahwa setiap
pembangunan yang memiliki risiko tinggi wajib dilengkapi dengan analisis risiko
bencana.
Sementara Pasal 19 mengatur rencana tata
ruang untuk mengurangi risiko bencana termasuk penerapan standar keselamatan
serta sanksi bagi pihak yang melanggar.
Verry Mulyadi juga mendorong agar
informasi terkait Perda tersebut terus disebarluaskan sehingga semakin banyak
masyarakat memahami pentingnya mitigasi bencana. Ia menyebut dukungan
masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai
kemungkinan bencana.
“Kami juga akan memberikan bantuan
kebencanaan kepada masyarakat untuk memperkuat kesiapan dalam menghadapi
situasi darurat,” ungkapnya.
Selain membahas sosialisasi Perda, Verry
Mulyadi juga memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukannya selama
menjadi anggota DPRD Sumbar. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung
berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
Verry Mulyadi turut menyinggung program
Makan Bergizi Gratis yang saat ini dijalankan pemerintah untuk meningkatkan
kualitas generasi muda. “MBG itu adalah investasi masa panjang untuk
peningkatan kecerdasan anak-anak kedepannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa berkurangnya
bantuan langsung tunai tidak sepenuhnya merupakan kesalahan pemerintah karena
adanya pengalihan pada program peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Banyak
masyarakat yang tidak sadar bahwa keuntungan MBG lebih besar dibandingkan BLT,”
katanya. (n-r)
