arrow_upward

Laga Cruzeiro vs Atletico MG Berakhir Ricuh dengan 23 Kartu Merah

Senin, 09 Maret 2026 : 19.39


Mineorao, Analisakini.id-
Pertandingan final kompetisi Minas Gerais antara Cruzeiro dan Atletico-MG pada 9 Maret 2026 berakhir dengan insiden kekerasan yang merusak citra olahraga. Laga tersebut diwarnai perkelahian massal yang melibatkan banyak pemain.

Dilansir dari mixvale.com.br, wasit Matheus Candancan mengeluarkan total 23 kartu merah setelah kericuhan pecah. Laporan resmi menyebutkan ketegangan memuncak sesaat setelah peluit akhir dibunyikan di Stadion Mineirao.

Pemicu utama keributan adalah perselisihan antara kiper Atletico-MG, Everson, dan gelandang Cruzeiro, Christian. Everson dilaporkan melakukan tindakan agresif dengan menyikut wajah pemain bernomor punggung 88 milik Cruzeiro.

Baca Juga

Pelatih Persik Kediri Yakin Bobol Pertahanan Persib Bandung di GBLA

Christian membalas dengan terjangan keras menggunakan kekuatan berlebih saat bola berada dalam penguasaan kiper. Tindakan ini memicu reaksi berantai dari pemain cadangan dan staf kedua tim yang masuk ke lapangan.

Advertisement

Scroll To Continue with Content

Dalam laporan wasit, Lucas Romero dari Cruzeiro terlihat melakukan tendangan terbang ke arah Everson. Sementara itu, bek Atletico-MG, Junior Alonso, terekam memukul wajah Walace dan dibalas oleh Kaio Jorge.

Striker Atletico-MG, Hulk, juga menjadi sasaran serangan bek Lucas Villalba. Hulk kemudian merespons dengan melayangkan pukulan serta tendangan kepada Lucas Romero di tengah situasi yang tidak terkendali tersebut.

Kiper kawakan Cruzeiro, Cassio, sempat mencoba mengejar bek Lyanco, namun upayanya dihalangi oleh petugas keamanan. Lyanco sendiri terlibat baku hantam dengan Gerson sebelum akhirnya terkena serangan dari pemain lain.

Petugas keamanan klub dan Polisi Militer harus turun tangan untuk memisahkan para pemain. Wasit Candancan menyatakan bahwa pemberian kartu merah secara massal dilakukan karena identifikasi individu menjadi sangat sulit.

Dampak Disiplin dan Sanksi Berat

Insiden ini mencetak rekor kartu merah terbanyak dalam sejarah rivalitas kedua klub. Federasi Sepak Bola Minas Gerais (FMF) dan Pengadilan Olahraga (STJD) kini tengah meninjau bukti video pertandingan tersebut.

Sanksi yang mengancam para pemain meliputi denda besar hingga larangan bertanding dalam durasi panjang. Hal ini diprediksi akan mengganggu kekuatan tim Cruzeiro dan Atletico-MG dalam kalender kompetisi mendatang.

Kericuhan ini juga mencoreng kredibilitas kompetisi negara bagian dan merugikan hubungan klub dengan sponsor. Media internasional melabeli kejadian di Mineirao ini sebagai medan perang daripada sebuah pertandingan sepak bola. (sumber : infonasional.com)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved