Padang, Analisakini.id-Duka mendalam menyelimuti Sumatera Barat setelah kabar gugurnya seorang prajurit terbaik bangsa, Elki Saputra. Prajurit berpangkat Prada Marinir dengan NRP 142779 ini diketahui berusia 25 tahun, dan gugur saat menjalankan tugas negara dalam insiden baku tembak di wilayah Papua, tepatnya di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu (22/3/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Almarhum merupakan anggota Satgas Pamtas Gobang VII yang tengah melaksanakan patroli rutin di daerah rawan konflik.
Insiden tragis tersebut bermula saat pasukan TNI AL melakukan patroli pengamanan wilayah perbatasan. Dalam perjalanan tugas itu, mereka disergap oleh kelompok bersenjata yang diduga berasal dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Kontak tembak pun tak terelakkan. Dalam peristiwa tersebut, Elki Saputra mengalami luka tembak serius dan dinyatakan gugur di lokasi kejadian. Selain itu, satu prajurit lainnya juga dilaporkan gugur, sementara satu personel mengalami luka berat. Aparat keamanan hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas kelompok pelaku penyerangan.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Komandan Pos TNI AL Kabupaten Pasaman Barat, Kapten AL Mahdi. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi awal terkait gugurnya prajurit tersebut, namun masih menunggu laporan lengkap dari satuan tugas di Papua. Pasca kejadian, situasi di wilayah operasi dilaporkan dalam kondisi siaga tinggi, dengan seluruh jajaran Satgas Pasmar 9/BH berada dalam status siaga satu guna mengantisipasi kemungkinan serangan lanjutan.
Almarhum Elki Saputra merupakan putra daerah dari Pasaman Barat, tepatnya dari Jorong Batang Lapu, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka. Suasana duka pun menyelimuti kediaman keluarga, di mana warga dan kerabat mulai berdatangan memberikan dukungan moril. Dikenal sebagai sosok prajurit muda yang berdedikasi dan berasal dari keluarga sederhana, kepergiannya meninggalkan luka mendalam, terutama bagi sang ibu, Gusni Wati, serta keluarga besar yang ditinggalkan.
Rencananya, jenazah almarhum akan dipulangkan ke kampung halaman untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat. Namun hingga kini, pihak keluarga masih menunggu kepastian waktu kedatangan jenazah dari Papua. Kepergian Elki Saputra menjadi pengingat akan besarnya pengorbanan prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus meninggalkan duka yang mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.(sumber: topsumbar.co..id)
Bagikan