Kegiatan reses Ketua DPRD Sumbardi
Masjid Nurul Ibadah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung,
Kota Padang, Rabu (4/2/2026).
PADANG, ANALISAKINI.ID--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi
Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, menyatakan komitmennya untuk menciptakan kota
yang bersih, indah dan sehat.
Komitmen tersebut sudah dilaksanakan
sejak awal di DPRD Provinsi Sumbar. Program tersebut melalui penataan
lingkungan perumahan yaitu pembangunan jalan lingkungan berupa
betonisasi.
Kemudian, selain fokus pada peningkatan
konektivitas dan aksesibilitas, program ini berdampak terhadap peningkatkan
kebersihan lingkungan dan mengurangi area becek/berlumpur. Bahkan jauh
sebelum di DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi sudah menjalankan program tersebut saat
di DPRD Kota Padang.
Sejak di DPRD Provinsi Sumbar, Muhidi
sudah melaksanakan pembangunan jalan lingkungan berupa betonisasi di sejumlah
tempat. Salah satunya di RW 09, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto (KPIK),
Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Ketua Muhidi saat melaksanakan kegiatan
reses di Masjid Nurul Ibadah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk
Begalung, Kota Padang, Rabu (4/2/2026) mengatakan, pemerintah saat ini tengah
mengkaji alih tekhnologi untuk pengelolaan sampah. Soalnya, permasalahan sampah
telah menjadi isu nasional dan bahkan dunia.
Ia meminta kepada masyarakat untuk
selalu menjaga kebersihan dan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan
tempat.
"Ya, kalau kita membuang sampah
sembarangan, nanti akibatnya juga oleh kita. Saluran tersumbat dan menyebabkan
banjir," kata politisi PKS itu.
Muhidi menyinggung hal itu merespon
usulan masyarakat Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota
Padang, yang membutuhkan becak motor (bentor) untuk pengumpulan sampah dari
rumah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).
Kebutuhan masyarakat terhadap Bentor
tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) Kelurahan Tanah
Sirah Nan XX, Mardanis.
Di kelurahan tersebut, menurut Mardanis,
setidaknya butuh tiga Bentor untuk mengangkut sampah dari rumah ke TPS.
"Di Kelurahan ini butuh tiga bentor
Pak. Yang ada baru dua," kata Mardanis.
Reses Ketua DPRD Provinsi Sumbar di
Masjid Nurul Ibadah, Kelurahan Tanah Sirah Nan XX, diikuti 50 tokoh
masyarakat.
Reses perseorangan anggota DPRD Provinsi
Sumbar beelangsung delapan hari terhitung 2-9 Februari 2026.
Reses bagi anggota dewan merupakan
agenda wajib untuk menjaring, mendengar, dan menyerap aspirasi masyarakat
secara langsung, serta melaksanakan fungsi pengawasan.
Reses yang berlangsung di Masjid Nurul
Ibadah, sejumlah usulan disampaikan masyarakat. Selain kebutuhan bentor,
masyarakat juga menyampaikan usulan pengadaan ambulan di 13 masjid yang
ada di kelurahan tersebut. Selain itu, usulan tentang pendidikan di jenjang
SMP.
Muhidi menekankan, usulan yang
disampaikan masyarakat diharapkan usulan yang benar-benar menjadi kebutuhan sehingga
bermanfaat dan berdampak langsung terhadap masyarakat. (n-r)
