Ketua
Komisi 1 DPRD Sumbar, H. Sawal, SH, Dt. Putiah, melaksanakan pertemuan dengan
masyarakat Kampung Kajai, Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari,
Kabupaten Pasaman, Jum'at (6/2/2026) di SMP Negeri 4 Pasaman.
PASAMAN, ANALISAKINI.ID--Ketua Komisi 1 DPRD Provinsi
Sumbar, H. Sawal, SH, Dt. Putiah, melaksanakan pertemuan dengan masyarakat Kampung
Kajai, Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Jum'at
(6/2/2026) di SMP Negeri 4 Pasaman.
Ini
sekaitan reses perseorangan yang bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat
untuk disampaikan ke tingkat provinsi. Selain itu juga poin-poin usulan seperti
pembangunan infrastruktur jalan sangat penting terutama akses ke SMP negeri 4
tersebut.
Menurut
Sawal, jumlah anggota DPRD Sumbar itu mencapai 65 orang dan dari jumlah hal
tersebut memiliki daerah pemilihannya masing-masing dalam mengusulkan program
pembangunan.
"Semua
itu, memasukan usulan ke tingkat provinsi, mana saja kewenangan kita itu lah
yang akan dibantu,” katanya.
Dirinya
juga mengucapkan terimakasih banyak atas kepercayaan kepadanya hasil pileg
2024-2029, alhmdulillah tetap diberikan amanah.
Politisi
PPP ini mengatakan, setelah sekian kali pemilihan tetap ada terus putra dari Tigo
Nagari yang menjadi pejabat DPRD, menjabat sebagai ketua Fraksi PPP. Selain itu
juga ia sendiri ditunjuk sebagai ketua Komisi 1 DPRD Sumbar.
Jadi,
lanjutnya, didalam menampung aspirasi ini, banyak masukan penting yang
disampaikan, terutama soal krisis keuangan atau efisiensi anggaran. Nagari
sudah mulai kewalahan dengan adanya pengurangan anggaran untuk nagari.
"Dari
itu, sebagai mitra maka sejumlah dinas yang ada di provinsi ialah bidang pekerjaan
umum (PU) ada tiga dinas yakni PUPR, Perkim PSDA. Nah untuk PUPR bisa dibangun
jalan lebar seperti jalan jalur dua di Tigo Nagari. Kemudian untuk di depan SMP
Negeri 1 juga kita bangun pelebaran badan jalan untuk antisipasi rawan
kecelakaan bagi siswa siswi hendak pulang sekolah,” ujarnya.
Dia
minta area jalan itu jangan digunakan untuk berjualan, agar tidak terhalang
lalu lintas.
Kemudian,
dari Perkim misalnya, bisa membangun MCK. Lalu, PSDA adalah bisa irigasi
normalisasi Batang Timah. “Setiap tahun kita anggarkan,” katanya.
“Dari
itu, mari kita jaga bersama, kalau ada dunsanak jualan mohon ditegur. Kendaraan
roda empat juga jangan jangan diparkir jembatan tersebut,” ujar sawal.
Selain
itu, ia juga menjelaskan pihaknya masih terkendala soal pembangunan kampus yang
direncanakan Universitas Negeri Padang.
Kemudian
pertanian bisa bantu bibit, dan alat pertanian bisa dimasukkan ke pokok pokok
pikiran di DPRD provinsi Sumbar.
Sementara,
Kepala SMP Negeri 1 Tigo Nagari Drs, Yupisar menyambut baik atas kedatangan
wakil rakyat yang juga putra asli kecamatan tersebut dalam agenda reses.
"Tentu
beliau H. Sawal ini, sebagai anggota DPRD Sumbar, yang bisa bernegosiasi di
provinsi. Apa saja aspirasi bapak ibuk
sampaikan kepada wakil rakyat kita maka akan lebih cepat terealisasinya,”
sebutnya. (r-n)
