arrow_upward

Irman Gusman Dorong Jalur Afirmasi bagi Pelajar Mentawai melalui Kerja Sama ITB

Selasa, 03 Februari 2026 : 13.41
Bandung, Analisakini.id-Senator RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan di daerah, khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai.

Hal itu disampaikan Irman saat melakukan kunjungan ke Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (2/2/2026). 

Dalam kunjungan tersebut, mantan ketua DPD dua periode itu bersama jajaran pemerintah Kabupaten  Mentawai  mendapat sambutan luar biasa dari jajaran pimpinan ITB  mulai dari Rektor, para wakil rektor serta 13 dekan fakultas yang hadir, kecuali Dekan Farmasi dan Dekan Seni Rupa.

Dalam pertemuan itu, Irman Gusman mendorong dibukanya jalur afirmasi bagi putra-putri Kepulauan Mentawai agar memiliki kesempatan lebih besar untuk mengakses pendidikan tinggi di ITB.

Irman yang juga  anggota BKSP DPD RI itu menyampaikan jalur afirmasi tersebut perlu dirancang secara komprehensif, misalnya dengan disertai program pembinaan, pelatihan, hingga bimbingan belajar dari ITB bagi calon mahasiswa Mentawai sebelum masuk perguruan tinggi.

Menurut anggota Komite I DPD RI itu, afirmasi tidak cukup hanya membuka akses masuk perguruan tinggi, tetapi juga harus memastikan kesiapan akademik siswa agar mampu mengikuti standar pendidikan tinggi seperti ITB.

“Intinya, afirmasi harus tetap berkualitas. Anak-anak Mentawai perlu mendapat kesempatan itu. Pada saat bersamaan, juga harus dipersiapkan dengan baik segala sesuatunya,” katanya.

Irman pun berharap, pada penerimaan mahasiswa baru mendatang, kembali ada putra-putri Mentawai yang dapat menembus ITB.

“Mudah-mudahan pada bulan Agustus ini ada siswa Mentawai yang kembali diterima di ITB,” ujarnya.

Sebagai informasi, pada angkatan 2023 sudah ada satu siswa dari SMAN 1 Pagai Utara Selatan, Kepulauan Mentawai, yang diterima di ITB pada Fakultas Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) melalui jalur mandiri.

Sementara itu, Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menegaskan bahwa ITB terus membuka ruang bagi mahasiswa unggul dari berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses.

“Kami ingin kampus ini tidak hanya melahirkan lulusan berprestasi, tetapi juga membangun jejaring yang dapat memberikan dampak nyata bagi daerah asal mahasiswa,” ujar Prof. Tata.

Ia menambahkan, ITB siap mendukung peningkatan mutu pendidikan di Mentawai tidak hanya melalui pembinaan calon mahasiswa, tetapi juga melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik.

Prof. Tata menjelaskan bahwa ITB telah memiliki lembaga khusus yang secara sistematis menjalankan program peningkatan kualitas guru-guru di berbagai daerah di Indonesia.

“ITB sudah memiliki unit yang memang fokus pada peningkatan kualitas guru secara nasional. Jadi, dukungan bagi Mentawai juga dapat menjadi bagian dari program yang lebih luas untuk memperkuat pendidikan sejak hulu,” ujar Prof. Tata.

Peningkatan mutu guru, tegas Prof. Tata, merupakan fondasi penting agar penguatan pendidikan di daerah dapat dibangun secara berkelanjutan, bukan hanya pada tahap penerimaan mahasiswa baru.

Irman juga berharap jajaran Pemerintah Daerah Mentawai, khususnya kepala dinas terkait, segera melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Bupati Mentawai dan menyusun langkah tindak lanjut atas diskusi bersama Rektor ITB.

“Dengan begitu, apa yang kita bicarakan hari ini bisa segera ditindaklanjuti untuk membuka peluang lebih besar bagi anak-anak Mentawai untuk bisa menuntut ilmu di Kampus Ganesha,” pungkasnya.(/*)
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved