arrow_upward

Disetujui Kemensos, Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Tanjung Alam

Rabu, 25 Februari 2026 : 16.38

 

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (25/2/2026). 

JAKARTA, ANALISAKINI.ID--Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dipanggil Kemensos untuk memaparkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat (RS) di Tanjung Alam. Tak berselang lama, ajuan itu disetujui Kemensos, di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

“Sudah disetujui,” kata Eka di tempat terpisah. Menurut dia, persetujuan itu didapat setelah ia memaparkan rencana detail. Pihak Kemensos, seperti disampaikan Sekjen Kemensos,  Robben Rico, memberi apresiasi. Ini, disebabkan selain luas lahan yang mencapai 9,5 hektare, juga merupakan hibah. Tanah seluas itu dihibahkan keluarga besar Dony Oskaria kepada pemerintah.

“Ini rasanya hibah satu-satunya di Indonesia,” kata Robben, sebagaimana dikutip Eka.

SR itu akan dibangun di Jorong Duo Baleh Koto dan Koto Gadih, Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar.

Seusai di Kemensos, Eka segera menghadap Kepala BP BUMN/COO Danantara, Dony Oskaria di ruang kerjanya, BP BUMN, Jakarta.

“Terima kasih Pak Dony,” kata  Eka.

Dony menimpali, sekolah itu, akan menampung 3000 murid ari SD sampai SMA. Mereka anak rentan miskin, miskin dan miskin ekstrem. ”Ini untuk memutus rantai anak kelompok rentan itu bisa bersekolah seperti yang lain. Negara mesti hadir untuk anak bangsa,” kata dia.

Dilaporkan, dalam paparan di Kemensos, hadir banyak daerah, bahkan nyaris berebut. “Alhamdulillah kita disetujui dan akan dibangun pada 2026 ini,” tambah Eka pula.

Pembangunan akan memakan biaya sekitar Rp 250 sampai 300 miliar. Pembangunan itu, tidak hanya akan memacu ekonomi Tanjung Alam tapi juga kawasan sekitar. Dony juga akan membangun ulang masjid, pasar dan kantor KAN di kampung halamannya itu.

Menurut data per Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 SR di seluruh Indonesia. Akan ditambah 104 titik baru yang sedang dibangun/dipersiapkan, dengan sasaran total 500 SR hingga 2029.

Kampus SR dilengkapi dengan asrama, rumah ibadah, lapangan bola, klinik, air bersih, jalan yang bagus dan sarana lainnya. Semua anak yang masuk ke sini, gratis. Program Presiden Prabowo ini, bagian dari 3 inti pembangunan yang dirancang. Ketiganya, ketahanan pangan, sumber daya energi dan ketahanan sumber daya manusia. (kj)

 

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved