arrow_upward

Bocah Pedagang Pantai Padang : Saya tak Takut Satpol PP, Saya lebih Takut Adik dan Nenek Tidak Makan

Minggu, 22 Februari 2026 : 17.09
Padang, Analisakini.id-
Andre, bocah 13 tahun membawa dagangan di pelantaran trotoar Pantai Padang. Apakah kamu tidak takut di tangkap Satpol PP?, Dia menjawab, "Saya sedang berjualan. Saya tidak takut Satpol PP. Saya lebih takut adik dan nenek saya tidak makan.” singkat dan jelas.

Kalimat itu bukan keluhan. Itu prinsip hidup.

Banyak orang risih melihat PKL. Katanya mengganggu pemandangan. Katanya bikin semrawut. Katanya menurunkan estetika kota. Tapi Andre tidak mengerti soal itu. Dia memikirkan hanya untuk makan malam.

Kita yang duduk rapi di kafe sering bicara soal ketertiban. Andre bicara soal bertahan hidup. Kita takut usaha sepi karena gengsi. Andre takut adiknya dan neneknya tidur dengan perut kosong.

Ini bukan soal melawan aturan tapi soal prioritas hidup. PKL tidak sedang mengejar kemewahan. Mereka tidak sedang membangun kerajaan bisnis. Mereka tidak sedang berburu pujian. Mereka hanya ingin dapur menyala.

Dan untuk para pedagang kaki lima yang mungkin membaca ini:
Jangan kecil hati. Jangan merasa rendah. Kalian bukan pengganggu kota. Kalian adalah orang-orang yang memilih berdagang dari pada meminta minta. Kalian memilih jualan dari pada maling. Kalian memilih panas, lelah, dan risiko, dari pada menyerah. Kalau ada yang risih, biarkan. Karena orang yang perutnya selalu kenyang memang sering lupa rasanya berjuang.

Dan untuk kelas menengah ke atas, mari jujur sebentar. Kita tidak terganggu oleh gerobaknya. Kita terganggu oleh kenyataan bahwa masih ada yang harus berjuang sekeras itu.

Andre tidak butuh dikasihani. Dia butuh ruang untuk berusaha. Karena di usia 13 tahun, dia sudah mengerti satu hal yang kadang orang dewasa lupa yaitu Harga diri bukan dari pakaian. Bukan dari tempat nongkrong. Bukan dari tampilan kota yang bersih di foto. Harga diri adalah ketika malam tiba, dan keluarga bisa makan karena kita tidak menyerah.

Kalau seorang anak saja berani berdiri demi keluarganya,
masa orang dewasa kalah mental?

Terus berdagang. Terus berusaha. Karena yang kalian perjuangkan bukan gengsi. Tapi kehidupan. (sumber : fb mandelans)
Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved