Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, saat
berdialog dengan para guru SMA Negeri 14 Padang, sekaligus penyerahan bantuan
baju batik, Senin (12/1/2026). (humasdprdsb)
PADANG, ANALISAKINI.ID—Memperkuat literasi di sekolah-sekolah, kiranya bisa menjadi salah satu upaya menekan angka kenakalan remaja, sekaligus membentuk karakter siswa. Terlebih saat ini, begitu banyaknya tantangan generasi muda.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Provinsi
Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi saat berdialog dengan para guru SMA Negeri 14
Padang, sekaligus penyerahan bantuan baju batik, Senin (12/1/2026).
Kata Ketua Muhidi, penguatan budaya
literasi merupakan salah satu program prioritas yang terus ia dorong sebagai ketua
DPRD Sumbar. Ia menilai, minat baca dan kebiasaan berliterasi memiliki peran
penting dalam membentuk karakter serta pola pikir siswa.
“Meningkatkan minat literasi adalah
program prioritas yang akan terus kami jalankan. Setiap tahun kami akan
menganggarkan program untuk mendorong budaya literasi di sekolah,” ujar politisi
PKS itu.
Ia berharap para guru dapat berperan
aktif dalam memassifkan budaya literasi di lingkungan sekolah, baik melalui
kegiatan membaca, diskusi, maupun penguatan fungsi perpustakaan sekolah.
Menurutnya, budaya gemar membaca tidak
hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga menjadi salah satu faktor
pencegah kenakalan remaja.
Dengan literasi yang kuat, siswa
diharapkan memiliki wawasan luas, karakter yang baik, serta kesiapan menghadapi
tantangan masa depan.
“Ya, melalui literasi, kita berharap
siswa-siswi memiliki masa depan yang lebih cerah dan mampu menjadi generasi
yang berkualitas,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD
Sumbar juga menyerahkan bantuan baju batik kepada guru SMA Negeri 14 Padang.
Bantuan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para
guru agar terus meningkatkan kinerja dalam mencerdaskan anak bangsa.
Muhidi berharap, dukungan tersebut dapat
menambah semangat para pendidik dalam mencetak generasi unggul, sehingga
cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 14
Padang Evidel menyampaikan dukungannya terhadap upaya penguatan budaya literasi
di lingkungan sekolah. Menurutnya, peningkatan minat baca dan literasi siswa
sangat penting dalam membentuk karakter serta masa depan peserta didik.
Ia juga berharap adanya perhatian dan
bantuan dari pemerintah untuk perbaikan sarana pendukung sekolah, khususnya
musala dan aula SMA Negeri 14 Padang.
Saat ini, SMA Negeri 14 Padang memiliki
total 1.115 siswa, sehingga keberadaan fasilitas yang memadai dinilai sangat
penting dalam menunjang kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. (n-t)
