arrow_upward

Rahmah el Yunusiyyah Jadi Pahlawan, Ketua DPRD Muhidi: Simbol Perjuangan dan Pelopor Pendidikan Islam Perempuan

Selasa, 11 November 2025 : 11.16

 

Ketua DPRD Sumbar, Muhidi

PADANG, ANALISAKINI.ID--Ketua DPRD Sumbar, Muhidi menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas penetapan Hajjah Rahmah el Yunusiyyah sebagai Pahlawan Nasional Tahun 2025 oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut Ketua Muhidi, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk pengakuan terhadap sosok Rahmah el Yunusiyyah sebagai pelopor pendidikan Islam perempuan, tetapi juga simbol dari nilai perjuangan dan semangat pembangunan yang terus hidup di Sumatera Barat.

“Ya, kita patut bersyukur dan berbangga. Rahmah el Yunusiyyah tidak hanya tokoh pendidikan, tetapi juga simbol perjuangan perempuan yang menyalakan semangat kemerdekaan dan kemajuan bangsa,” ujar Muhidi, Selasa (11/11/2025).

Politisi PKS ini menilai, gagasan dan perjuangan Rahmah sangat relevan dengan arah pembangunan Sumatera Barat saat ini. Terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Yang jelas, pemikiran beliau jauh mendahului zamannya. Rahmah mengajarkan bahwa perempuan harus berilmu, percaya diri, dan memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Itu nilai yang sedang kita dorong di Sumbar,"  jelasnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai perjuangan dan pendidikan yang ditanamkan Rahmah El Yunusiyyah menjadi teladan bagi generasi muda Minangkabau untuk terus menjunjung tinggi pendidikan, moral dan semangat pengabdian.

“Generasi muda, terutama perempuan Sumbar, harus meneladani keberanian dan keteguhan beliau. Jadikan ilmu dan kerja nyata sebagai jalan untuk membawa daerah ini menuju kesejahteraan dan kemajuan,” pesannya.

Lebih lanjut, Muhidi menegaskan DPRD Sumbar berkomitmen mendukung penguatan sektor pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui kebijakan dan alokasi anggaran yang berpihak pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami di DPRD akan terus memastikan agar kebijakan pembangunan daerah berpihak pada penguatan pendidikan, terutama yang membuka ruang bagi perempuan untuk tampil dan memimpin. Semangat Rahmah el Yunusiyyah menjadi inspirasi nyata bagi arah kebijakan tersebut,” tegasnya.

Seperti diketahui, dengan penetapan ini, Sumatera Barat kembali menambah satu tokoh dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia. Rahmah el Yunusiyyah menjadi perempuan Minangkabau pertama yang dianugerahi gelar tersebut di era pemerintahan Presiden Prabowo. Sebelumnya sudah ada Rasuna Said dan Ruhanna Kudus. Penetapan itu memperpanjang tradisi kontribusi tokoh-tokoh asal Sumatera Barat bagi bangsa dan negara.

Saat ini, masih ada stok dua nama lagi yang masuk daftar antre, sudah diusulkan pula, yakni Chatib Sulaiman dan Inyiak Candung. Tokoh lain, tentu masih ada. (n-r-t)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved