arrow_upward

Kongres VII IKA Unand Tetap Digelar 29 November, tapi Tanpa Hiburan melainkan Bakti Sosial

Jumat, 28 November 2025 : 19.04

Ketua SC Dr Muhammad Rendra (keiga dari kanan) dan sejumlah panitia memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan Kongres Ika Unand pada Sabtu (29/11). (bambang).


Padang, Analisakini.id-
Panitia Kongres VII Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) memastikan agenda kongres tetap dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025d Premier ZHM Padang. 
Ketua Steering Committee (SC), Dr. dr. Muhammad Rendra, Sp. BTKV, menegaskan para kandidat ketua umum yang sebagian besar berdomisili di Jakarta telah menjadwalkan kehadiran jauh hari, sehingga keputusan untuk tetap melangsungkan kongres menjadi komitmen bersama panitia.
Rendra menjelaskan, dari sembilan calon ketua umum (ceketum), hanya dua yang berdomisili di Padang sementara mayoritas lainnya datang dari luar daerah. “Artinya, kehadiran beliau-beliau ke Padang sudah diagendakan jauh-jauh hari dengan mengorbankan agenda lainnya. Karena itu dalam rapat panitia Kamis malam (27/11), kami sepakat kongres tetap kita jalankan,” ujarnya.
Meski demikian, panitia melakukan sejumlah penyesuaian agenda sebagai bentuk empati terhadap bencana banjir dan longsor yang melanda Sumbar. Rendra menyebut kegiatan hiburan dalam rangkaian kongres resmi ditiadakan. Termasuk turnamen domino yang semula dijadwalkan hari Jumat, kini dibatalkan untuk mengalihkan perhatian kepada kegiatan sosial.
Sebagai gantinya, panitia menggelar program Jumat Berkah, berupa pembagian ratusan nasi bungkus kepada masyarakat umum dan warga terdampak bencana. Sebagian distribusi dilakukan langsung di depan lokasi acara, sementara sebagian lainnya didrop ke titik-titik banjir serta kepada mahasiswa dan warga yang membutuhkan.
Agenda hiburan yang sebelumnya direncanakan pada Sabtu malam—usai kongres—juga resmi ditiadakan. Rendra mengatakan fokus panitia dan alumni bergeser kepada kegiatan solidaritas. “Kami arahkan kehadiran alumni yang banyak ini untuk penggalangan bantuan dan amal bagi korban bencana. Ini bentuk empati kita terhadap kondisi Sumbar,” katanya.
Terkait proses pemilihan ketua umum, panitia telah membuka pendaftaran sejak 14–24 November, namun kemudian diperpanjang hingga 27 November pukul 23.59. Total sembilan kandidat resmi mendaftar, yang menurut Rendra merupakan “generasi terbaik alumni Unand” dari lintas angkatan dan fakultas.
Kesembilan calon tersebut yaitu: Denny Abdi, SE, MSi; Dr. Prim Haryadi, SH, MH; Billy Saputra, ST; Ir. M. Sadiq Pasadiqoe, SH, MM; Maigus Tinus, S.Sos; H. Taslim, S.Si, SH; Dr. apt. Rustian, M.Kes (incumbent); H. Mahyeldi Ansharullah, SP. MiM; dan Dr. dr. Muhammad Rendra, Sp. BTKV. Masing-masing calon didukung oleh organisasi alumni fakultas maupun DPD IKA di berbagai daerah.
Dengan komposisi calon yang kuat dan kehadiran alumni dari seluruh Indonesia, Kongres VII IKA Unand diharapkan berjalan kondusif sekaligus menjadi momentum solidaritas bagi masyarakat Sumbar di tengah bencana. Rendra menegaskan bahwa pelaksanaan kongres tidak dimaksudkan menimbulkan polemik, melainkan tetap mengedepankan nilai empati dan kontribusi nyata bagi daerah. (cl)


Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved