arrow_upward

Komisi IV DPRD Sumbar Pelajari Sistem Tata Kelola Irigasi di DIY yang Memadukan Unsur Budaya

Jumat, 21 November 2025 : 15.21

 

Rombongan Komisi IV DPRD Sumbar saat berada di Bendungan Sapon di Kulon Progo dalam kunker ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 18–21 November 2025. (humasdprdsb)


YOGYAKARTA, ANALISAKINI.ID—Untuk memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Barat, maka salah satunya perlu dioptimalkan sistem pengelolaan irigasi.


Terkait itu, Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada 18–21 November 2025. Rombongan dipimpin Ketua Komisi IV Doni Harsiva Yandra. 


Mereka diterima Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase Subarja dan lainnya.


Seperti diketahui, pertemuan tersebut membahas tata kelola irigasi kewenangan provinsi, termasuk pola tugas pembantuan dalam operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi.


Pada kesempatan itu, tim DPRD Sumbar mendapatkan gambaran komprehensif terkait kekhasan manajemen irigasi di DIY.


Betapa tidak, Subarja menjelaskan bahwa irigasi di DIY tidak hanya dipandang sebagai infrastruktur teknis, tetapi juga sebagai unsur kebudayaan yang melekat dalam sejarah dan identitas daerah. Ini tak terlepas dari status keistimewaan DIY memberikan ruang bagi pengelolaan irigasi yang lebih adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan.


Menurut Subarja, DIY telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Irigasi yang dinilai bisa menjadi rujukan bagi provinsi lain, termasuk Sumatera Barat. Ini, tentu, dalam memperkuat regulasi dan sistem pengelolaan air irigasi secara terpadu.


Rombongan Komisi IV juga mempelajari penanganan irigasi pasca erupsi Gunung Merapi. Subarja memaparkan bagaimana rehabilitasi infrastruktur air dilakukan berbasis pengalaman erupsi besar tahun 2010, mulai dari pemulihan jaringan hingga penguatan mitigasi bencana di kawasan berisiko.


Ketua Komisi IV Doni Harsiva menyampaikan apresiasi atas penjelasan teknis dan regulatif yang diterima.

“Ya, semoga kunjungan ini menambah wawasan Komisi IV bersama OPD terkait tentang tata kelola irigasi dan nantinya akan diterapkan di Sumbar,” ujarnya.

Pada hari berikutnya, rombongan Komisi IV meninjau Bendungan Sapon di Kulon Progo untuk melihat langsung kondisi jaringan irigasi dan pola pemanfaatannya di lapangan. (n-r-t)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved