Wakil Ketua DPRD Sumbar
Evi Yandri saat kegiatan Bimtek P4GN bagi tokoh
masyarakat dan generasi muda di Kota Padang, Rabu (12/11/2025). (humasdprdsb)
PADANG, ANALISAKINI.ID—Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Evi Yandri Rajo Budiman kembali
memberikan pemahaman kepada berbagai kalangan tentang bahaya penyalahgunaan
narkotika serta upaya pencegahannya. Dia menilai perlu langkah jitu, tindakan
preventif untuk memutus mata rantai peredaran barang haram tersebut.
Hal itu ditegaskan Wakil
Ketua Evi Yandri saat kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Bimtek Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika
(P4GN) bagi
tokoh masyarakat dan generasi muda di Kota Padang, Rabu (12/11/2025).
Seperti diketahui, bimtek
tersebut merupakan bagian dari Pokok-pokok Pikiran (Pokir) Evi Yandri yang
dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Sumatera Barat, dengan waktu pelaksanaan pada 12–14 November 2025.
Pada
kesempatan itu, Evi Yandri mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan
pemahaman kepada berbagai kalangan tentang bahaya penyalahgunaan narkotika
serta upaya pencegahannya.
“Ya,
peserta bimtek ini berasal dari guru, tokoh masyarakat, pesantren, generasi
muda, dan juga media. Selama ini media hanya meliput, tapi kali ini kita
libatkan sebagai peserta agar lebih memahami secara materi dan teknis bahaya
penyalahgunaan narkotika,” ujar Evi Yandri.
Dia
menekankan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi
semakin maraknya penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.
“Artinya,
kita laksanakan bimtek ini agar para peserta tahu bahaya narkoba dan bagaimana
cara pencegahannya. Pengetahuan ini penting agar mereka bisa menjadi agen
pencegahan di lingkungannya masing-masing,” lanjutnya.
Evi
Yandri berharap para peserta dapat memahami secara menyeluruh mengenai
narkotika, mulai dari jenis, bentuk, hingga dampak sosial dan hukum yang
ditimbulkannya.
“Kita ingin peserta
benar-benar paham jenis narkotika dan tahu cara memerangi penyalahgunaannya di
masyarakat,” katanya.
Selama
kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi dari narasumber berkompeten,
di antaranya perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumbar,
Kesbangpol Sumbar, serta mantan pecandu narkotika yang telah pulih dan kini
aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.
Untuk itu, Evi Yandri
berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk bersama-sama
melawan penyalahgunaan narkoba serta memperkuat sinergi antara pemerintah,
masyarakat, dan media dalam menjaga generasi muda Sumatera Barat dari ancaman
narkotika. (n-r-t)

