Padang, Analisakini.id-Proyek Fly Over Sitinjau Lauik yang kini sedang dikerjakan, direncanakan memiliki 4 jembatan, yaitu jembatan 1 dengan panjang 135 meter, jembatan 2 dengan panjang 152 meter, jembatan 3 memiliki panjang 382 meter dan jembatan 4 dengan panjang 333 meter.
Dikutip dari facebook WEST Sumatera SkyscaperCity, jembatan 4 adalah jembatan yang akan menjadi ikon fly over Sitinjau Lauik. Jembatan dengan bentangan sepanjang 333 meter ini menggunakan jembatan jenis konstruksi cable stayed.
Jembatan cable stayed adalah jenis jembatan yang menggunakan kabel-kabel kuat yang menahan gelagar (dek) jembatan dan menyalurkan beban ke menara (pylon). Kabel-kabel ini biasanya disusun dalam pola kipas atau harpa, dan terhubung langsung ke dek dan menara. Struktur ini memungkinkan bentang jembatan yang lebih panjang dengan tampilan yang lebih modern.
Komponen utama Jembatan Cable Stayed:
1. Menara (Pylon):
Berfungsi sebagai penopang utama, menerima beban dari kabel dan meneruskannya ke pondasi. Menara bisa terbuat dari baja atau beton.
2. Kabel:
Terbuat dari baja berkekuatan tinggi, berfungsi untuk menahan beban dek dan meneruskannya ke menara.
3. Gelagar (Dek):
Bagian horizontal jembatan yang menopang lalu lintas. Gelagar bisa terbuat dari beton pratekan atau baja.
Keunggulan Jembatan Cable Stayed:
1. Bentang Panjang: Mampu menutupi bentang yang lebih panjang dibandingkan jembatan konvensional lainnya.
2. Estetika: Memiliki tampilan yang modern dan menarik secara visual.
3. Efisiensi: Lebih ringan dibandingkan jembatan gantung dengan bentang yang sama.
4. Fleksibilitas Desain: Memungkinkan berbagai konfigurasi kabel dan menara, sesuai dengan kebutuhan dan estetika. (*)
Source: kemenpupr.
Bagikan