arrow_upward

Dari Inacraft 2024, Ketua DPRD Supardi Optimis Produk UMKM Sumbar Mampu Bersaing di Kancah Global

Kamis, 29 Februari 2024 : 08.45

 

Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama pelaku UMKM Sumbar saat kegiatan Inacraft 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (28/02/2024). (humasdprdsb)


JAKARTA, ANALISAKINI.ID--Tampilnya karya-karya terbaik pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Sumatera Barat di kancah nasional, kontan akan membuka kesempatan mendapat perhatian pasar global. Ini juga menandakan bahwa UMKM dari ranah Minang mampu bersaing, yang pada akhirnya juga akan meningkatkan kesejahteraan para UMKM itu sendiri khususnya dan menggerakkan perekonomian masyarakat pada umumnya.

“Makanya, keikutsertaan para pelaku UMKM Sumbar dalam Jakarta International Handicraft Trade Fair (Inacraft 2024), merupakan langkah tepat. Ini juga menjadi promosi luar biasa. Dan, ini juga jadi bukti bahwa produk UMKM kita mampu bersaing di tingkat global,” tegas Ketua DPRD Sumbar Supardi, SH, di sela-sela kunjungan kerjanya pada acara pembukaan Inacraft 2024, Rabu (28/2/2024), di Jakarta Convention Center (JCC).

Kegiatan untuk ke-24 kalinya ini dihelat pada 28 Februari hingga 3 Maret 2024.

Menurut Supardi, Jakarta Internasional Handicraft Trade Fair merupakan pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara yang dapat menjadi referensi UMKM tanah air, termasuk bagi UMKM Sumbar tentunya.

Seperti diketahui, Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat bersama Dekranas mengikutsertakan 12 Dekranas Kabupaten/Kota dan 2 UMKM profesional mandiri yakni Lisa Kebaya, Henny Aldi dan 1 makanan kuliner khas Sumbar DB Food. 

Yang jelas, sebut Supardi, ada banyak kekayaan keterampilan pengrajin Sumbar dalam mengubah menjadi produk dekoratif dan kerajinan yang istimewa.

Politisi Gerindra ini berharap dengan branding Inacraft yang kuat di kawasan ASEAN, Indonesia 2024 dapat menumbuhkan produk UMKM Sumbar eksportir produk handycraft terdepan nantinya.

Sementara Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, dalam sambutannya pada ajang tersebut mengatakan, Indonesia memiliki pangsa pasar sekitar 1,25 persen dalam industri kerajinan di dunia. Dia pun memproyeksikan pangsa pasar RI ini dalam industri kerajinan dapat terus meningkat. 

"Ya, ini juga dapat menjadi peluang bagi pengrajin kriya untuk menguasai pasar dalam negeri. Pelaksanaan Inacraft 2024, yang telah beradaptasi dengan era digital, melalui konsep smart, simple, mobile, accessible, real time, dan trustworthy,” tuturnya.

Pameran yang diprakarsai Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerjasama dengan Mediatama Event, mengangkat hasil kreasi seni dan tradisi budaya Indonesia. (n-r)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved