arrow_upward

Angka Stunting di Sialang Masih Tinggi, Ketua DPRD Sumbar: Perlu Peningkatan Sarana Kesehatan Masyarakat

Jumat, 26 Januari 2024 : 11.23

 

Ketua DPRD Sumbar Supardi bersama warga saat reses di Nagari Sialang, Limapuluh Kota, Kamis (25/01/2024. (ist)


LIMAPULUH KOTA, ANALISAKINI.ID—Gerakan penurunan angka stunting anak, telah digencarkan sejak beberapa tahun terakhir. Sayangnya, program tersebut sepertinya belum optimal. Akan halnya terdapat 59 anak stunting  di Nagari Sialang, Limapuluh Kota. Ini yang dikhawatirkan Ketua DPRD Sumbar, Supardi.

Untuk itu, Supardi mengharapkan kepada walinagari setempat untuk segera mengajukan proposal. Seperti mengusulkan pentingnya pembangunan jamban sehat bagi warga kurang mampu dalam menekan angka stunting di Nagari Sialang. 

“Intinya, perlu peningkatakn kualitas dan sarana kesehatan masyarakat. Seperti pembangunan jamban yang representatif. Ini, akan kita bahas dalam Anggaran Belanja Tambahan tahun 2024,” sebut Ketua Supardi, ketika melakukan reses perorangan di Nagari Sialang , Pasar Nagari Sialang, Kamis (25/01/2024).

Politisi Gerindra itu mengatakan, dari laporan kepala Pukesmas Nagari Sialang, ada lebih separoh warga tidak memiliki jamban sehat. Ini bisa saja berakibat terjadinya kehidupan yang kurang sehat, seperti adanya stunting di daerah ini. 

“Ya, kita akan proses pengadaan jamban sehat bagi masyarakat kurang mampu di Nagari Sialang ini, baik melalui APBD perubahan maupun CSR Bank Nagari cabang Kabupaten Limapuluh kota," tegas Supardi. 

Sebelumnya, Kepala Pukesmas Nagari Sialang Kapur IX  dr. Rara dalam kesempatan tersebut, mengakui, memang masih ada anak stunting 59 orang di Nagari Sialang. 

Menurutnya, angka 59 anak stunting ini, tentu jumlah yang cukup besar. Perlu diantisipasi lebih awal.

“Kondisi anak stunting ini disebabkan 50 % kondisi jamban tak sehat dalam masyarakat Sialang. Benar, perlu dimanfaatkan dukungan pembangunan jamban sehat bagi masyarakat kurang mampu," pintanya. 

Selain masalah stunting, dalam reses di Nagari Durian Tinggi Kapur IX, Supardi pun menunggu usulan proposal pembangunan infrastruktur jalan menuju Nagari Sialang yang kurang kondusif, berlobang akan dibahas nanti dengan dinas BMCKTR Sumbar. 

"Begitu juga terhadap ruang bangun sekolah SMK di Nagari Durian Tinggi  yang masih minim fasilitas pendukung lainnya. Minimal di dua nagari sudah ada SMA dan SMK untuk pendidikan anak-anak kita," ujarnya, bersemangat. 



Dia juga mengingatkan bahwa aspirasi masyarakat yang merupakan kewenangan pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota agar walinagarinya menyampaikan kepada bupati dan OPD terkait agar semua persoalan pembangunan tersebut dapat tertangani dengan cepat. 

Acara reses Ketua DPRD Sumbar di Pasar Sialang Kapur IX ini, diakhiri hiburan  musik  berhadiah permainan KIM, yang dihadiri lebih kurang 500 warga. (n-r-t)

Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved