arrow_upward

SAMBUT BAIK PENAMBAHAN KUOTA HAJI, Asli Chaidir Berharap Pemerintah Memprioritaskan CJH Lansia

Rabu, 11 Januari 2023 : 15.23

 

H. Mhd. Asli Chaidir, SH

Padang, Analisakini.id-Adanya kesepakatan Arab Saudi-Indonesia terkait kuota haji dan umrah Indonesia pada 2023 yang mencapai 221.000 jemaah, disambut baik oleh Anggota Komisi VIII DPR H. Mhd. Asli Chaidir, SH. Ini berarti ada penambahan kuota, yang sebelumnya hanya 100.051 jemaah, karena masih ada pandemi Covid-19.

"Adanya penambahan kuota ini, kabar gembira bagi calon jemaah haji (cjh) yang sudah mendaftar dan masuk daftar tunggu cukup lama. Kita berharap pemerintah dalam hal ini, memprioriotaskan para cjh lanjut usia (lansia) pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023," kata Asli Chaidir, Rabu (11/1/2023).

Menurut dia, berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Haji ada prioritas tertentu yang diberikan pada warga lansia. Dengan diprioritaskannya warga lansia, ia mengingatkan agar jumlah petugas kesehatan yang diberangkatkan untuk mendampingi mereka juga lebih banyak.

Disebutkan, persiapan seperti ini, harus didukung oleh persiapan yang matang. Sedangkan saat ini pemerintah memiliki waktu yang sangat sempit untuk mempersiapkan pemberangkatan jemaah calon haji secara normal.

Politisi PAN ini mengatakan, kuota haji Indonesia tahun ini terdiri dari 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus, dengan total 221.000 sesuai dengan kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

"Dengan adanya penambahan kuota ini, maka mengurangi antrean calon jemaah haji, yang bertambah panjang karena terhalang pandemi,"terangnya. 

Jadi, sambung Asli, dengan adanya kesepakatan kuota ini tentu perlu adanya persiapan yang lebih matang baik secara teknis pemberangkatan maupun pelayanan. Jangan nanti, pelayanan yang sudah dinilai cukup baik, malah menurun karena adanya penambahan kuota ini. "Dari sekarang, pemerintah harus mempersiapkan dan mewanti-wantinya.

Menanggapi soal prioritaskan lansia itu, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai.

“Insya Allah kami optimis bisa, karena selama ini kerja sama pemerintah dengan Komisi VIII DPR RI utamanya, berjalan sangat baik, terutama dalam mempersiapkan pemberangkatan jemaah haji,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Yaqut, berdasarkan data yang diperolehnya, ada sekitar 62.879 jemaah lansia, yang tentunya akan diprioritaskan untuk berangkat sesuai dengan sistem yang dimiliki.

Ia menuturkan, meski memprioritaskan warga lansia, pihaknya juga akan memperhatikan lama antrean jemaah.

“Kita akan atur ketentuannya, yang lebih sepuh itu mungkin bisa diberangkatakan lebih dahulu, tapi juga harus lihat seberapa lama antreannya. Kita prioritaskan yang paling sepuh dengan yang paling lama mengantre,” tegasnya. (ef)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved