arrow_upward

Selain Usulkan sebagai Pahlawan Nasional, GP NasDem Ajak Anak Muda Teladani Buya Syafi'i Ma'arif

Rabu, 26 Oktober 2022 : 15.47
Perwakilan keluarga almarhum Buya Syafii Maarif berikan buku kepada Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Fadly Amran dan Maarif Institut David Kris Alka. (ist).

Padang, Analisakini.id-Generasi muda saat ini seyogyanya mengikuti dan meneladani jejak Ahmad Syafi'i Ma'arif atau Buya Syafi'i Ma'arif dengan menjadi pribadi egaliter dan tampil apa adanya.

"Buya juga low profile, serta pribadi yang qanaah dan zuhud terhadap kemewahan materi dan kehormatan duniawi," kata Sekretaris Jenderal Garda Pemuda (GP) NasDem Moh Haerul Amri dalam sambutannya dalam acara tadarus kebangsaan dengan tema Meniti Jejak Mulia Buya Syafii Maarif, Rabu (20/10/2022) di Padang.

Menurut Haerul, ajaran nilai-nilai kebaikan Buya Syafi'i Ma'arif tersebut, harus terus disebarkan kepada anak muda agar format kebangsaan negeri ini semakin solid di tengah kebhinekaan yang menjadi realitasnya. Karena hal ini penting, makanya GP NasDem menggelar tadarus kebangsaan.

"Sebelumnya tadarus kebangsaan dengan tema yang sama juga diadakan di Jogjakarta, " kata Haerul yang juga Waketum Gerakan Pemuda Anshor.

Disebutkan keteladanan dan ajaran Buya Syafi'i Ma'arif yang  sangat bernilai adalah jadikanlah politik untuk menegakkan keadilan, bukan mata pencaharian. Ajaran sangat bermakna dan bernilai kebangsaan itu ternyata telah diterapkan oleh Surya Paloh dalam memimpin Partai NasDem.

"Pak Surya Paloh mendirikan partai bukan untuk menambah pundi-pundi kekayaan, tetapi untuk bangsa Indonesia dengan menerapkan politik anti mahar di tubuh Partai NasDem," terang dia.

Haerul yang juga pengurus DPP Partai NasDem ini berharap pula acara tadarus kebangsaan itu dapat menjadi restorasi untuk gerakan perubahan Indonesia, yang salah satunya dilakukan dengan meneladani ajaran Buya Syafi'i Ma'arif.

Karena jasanya sangat besar dalam merawat kebangsaan, GP NasDem juga mengusulkan Buya Syafii Maarif sebagai Pahlawan Nasional. "Bagaimana setuju"? katanya.

Spontan hadirin yang memenuhi aula pertemuan di Hotel Basko, Padang serentak menjawab "setuju".

Perwakilan keluarga Buya Syafii Maarif yang membacakan biodata Buya, Jamalus juga mengungkapkan hal serupa. Sebagai tokoh bangsa, layak kiranya Buya Syafii Maarif diangkat sebagai Pahlawan Nasional. "Mohon doa dan dukungan semua pihak," katanya.

Sedangkan Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Fadly Amran mengatakan generasi muda Indonesia perlu meneladani Buya Syafi'i Ma'arif karena meletakkan sikap nasionalisme di atas komunalisme.

"Beliau adalah seorang pembelajar. Janganlah sampai jadi pemuda yang gelap gulita. Harus menerangi bangsa. Saling menghormati dan menghargai hidup di negara yang beragam agama, suku dan budaya. Pemuda harus berkontribusi," kata Fadly yang juga Walikota Padang Panjang itu.

Fadly juga mengingatkan sebagai generasi penerus bangsa perlu berpikir untuk bangsa, dengan keluar terlebih dahulu dari pemikiran kelompok komunalisme  masing-masing. Sebab, itulah yang diteladani dari Buya Syafi'i untuk nasionalisme. 

Hadir dalam tadarus kebangsaan itu antara lain anggota DPR Lisda Hendrajoni,  sejumlah petinggi GP NasDem, Ketua Muhammadiyah Sumbar Sofwan Karim Emha, tokoh NU, Ketua GP Ansor Sumbar Tuanku Rahmat Sulaiman, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota lain dari Fraksi NasDem dan sejumlah tokoh lainnya, termasuk perwakilan Ma'arif Institut David Kris Alka.(***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved