arrow_upward

Ditutup Sandiaga Uno, Wako Hendri Septa Apresiasi Gernas BBI Ikut Dorong Digitalisasi UMKM di Padang

Sabtu, 17 September 2022 : 17.30
Walikota Padang Hendri Septa bersama Menparekraf Sandiaga Uno, Gubernur Mahyeldi dan pejabat lainnya. (ist).

Padang, Analisakini.id- Wali Kota Padang Hendri Septa menyambut baik dan bersyukur dengan didaulatnya Kota Padang sebagai daerah pelaksanaan sekaligus penutupan kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan yang diinisiatori oleh 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu, telah berlangsung beberapa bulan dengan peluncurannya diawali di Kota Bukittinggi pada 12 April 2022 lalu, berlanjut ke Kota Payakumbuh pada 24 Mei 2022, di Kota Padang, Jumat (16/9/2022).

"Atas nama Pemerintah Kota Padang kami berterima kasih sekali kepada OJK yang memilih Kota Padang sebagai daerah pelaksana dan penutupan Gernas BBI di Sumbar. Kita sangat mendukung kegiatan ini demi menggerakkan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi Covid-19," ucap Wako Hendri Septa dalam sambutannya saat kegiatan Harvesting sekaligus Penutupan Gernas BBI di Sumbar di tepi Pantai Purus Padang, Jumat (16/9/2022) pagi.

Wako Padang itu menilai event Gernas BBI merupakan salah satu upaya yang tepat demi meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk buatan dalam negeri. Sebagai bukti dukungan terhadap kegiatan Gernas BBI Pemerintah Kota Padang mengeluarkan Keputusan Wali Kota No.136 Tahun 2022 dan membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (TP3DN).

Hendri juga menyebut, saat ini Kota Padang mencatat terdapat 40.630 usaha mikro dimana sebanyak 1.138 telah ikut pasar online dan 218 usaha telah mendapatkan sertifikasi halal.

"Kota Padang juga mendukung terbentuknya suatu zona atau kawasan halal dengan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalan persiapan Zona KHAS (Kuliner Halal Aman dan Sehat) di kawasan pariwisata Pantai Padang," pungkasnya.

Sementara itu Menparekraf Sandiaga Uno saat menutup kegiatan Gernas BBI menyampaikan apresiasi karena sejak peluncurannya kegiatan itu mampu menarik perhatian khalayak luas.

"Meski masyarakat Sumbar menjadi target penyelenggaraan acara kali ini, pergelaran di ranah Minang turut mendorong digitalisasi UMKM secara nasional," ungkap Menteri Sandi.

Senada dengan itu Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi membeberkan kegiatan Gernas BBI di Sumbar sejatinya bertujuan untuk mendorong perekonomian melalui pengembangan keahlian digital pelaku UMKM serta peningkatan kualitas produknya.

Dalam acara bertema "Maju Berkah Basamo UMKM"  ini, jelasnya, tidak hanya menggelar pameran dan bazaar produk unggulan dari UMKM di Sumbar, tetapi juga fokus dalam mendorong UMKM go digital. 

“Gernas BBI juga mendorong kemajuan mereka dengan digitalisasi dalam mengembangkan usahanya serta mengarahkan untuk membangun KUR Klaster," beber Friderica.

Dia juga menyebut, OJK telah mengeluarkan berbagai program untuk menyediakan pembiayaan UMKM melalui Industri Jasa Keuangan seperti Bank Wakaf Mikro, Laku Pandai, Digiku, KUR Digital, KUR Klaster, Securities Crowd Funding, pemberian alternatif pemasaran melalui UMKM-MU, dan pendirian kampus UMKM Bersama.

Dalam acara penutupan itu, OJK turut menyerahkan hadiah bagi pelaku UMKM juara dari Sumbar yang akan melenggang di pasar global melalui program BNI Xpora.  Terlihat hadir di saat itu Gubernur Sumbar Mahyeldi, Deputi Kemenko Marves, Kepala Perwakilan BI Sumbar serta Direktur KNEKS, Bank BNI, Bank BSI dan unsur terkait lainnya.(***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved