arrow_upward

Tak Ada ASN yang Minat Lelang, Wako Padang Serahkan Soal Sekdako kepada KASN

Senin, 14 Maret 2022 : 17.37
Hendri Septa. 

Padang, Analisakini.id-Walikota Hendri Septa menyerahkan soal Sekdako kepada rekomendasi dan arahan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Hal itu dikatakan walikota terkait tidak adanya ASN yang berminat mengikuti seleksi terbuka pengisian jabatan tinggi pratama untuk jabatan Sekdako,

"Saya telah meminta izin kepada KASN, tetap tidak ada balasan. Sekarang disesuaikan saja dengan aturan KASN. Jadi tidak ada yang salah karena tidak ada yang mendaftar untuk menjadi Sekda Padang," ucapnya setelah menghadiri sidang paripurna di DPRD Padang, Senin (14/3/2022).

Hendri Septa mengungkapkan juga, pada saat ini semua orang berhak untuk menjadi Sekda dan setiap ASN yang ada di Pemko dirasa mampu untuk menjabat sebagai Sekdako Padang.

"Kalau soal mampu, pejabat kita pasti mampu. Tapi karena tidak ada yang mendaftar. kita tunggu rekomendasi dari KASN yang dikeluarkan untuk Pemko Padang," tambahnya.

Sekretaris Komisi I DPRD Padang Budi Syahrial mengharapkan seleksi Sekdako melibatkan semua ASN yang berada di wilayah kerja Provinsi Sumbar.

"Seleksi Sekdako jangan terpaku dengan aturan yang melibatkan ASN yang berada di lingkungan Pemko Padang saja. Tetapi libatkanlah seluruh ASN yang berada di seluruh Sumatera Barat, termasuk ASN yang berada di Pemrov Sumbar agar lebih berkualitas orang yang menduduki Sekda Padang nantinya," jabar dia.

Budi Syahrial menjelaskan, semua ASN pasti sangat tertarik menduduki posisi Sekdako. "Apakah ada pengkondisian sehingga tidak ada ASN yang berminat menduduki jabatan sebagai Sekdako," ucapnya.

Budi Syahrial menegaskan juga, tentang tidak adanya yang berminat mendaftar sebagai Sekdako, Komisi I DPRD Padang akan melakukan pembahasan tentang tidak ada yang berminat mengisi posisi Sekdako ini.

"Kita akan sorot kenapa tidak ada yang tertarik dengan posisi Sekdako ini. Banyak ASN lulusan S2 dan S3 dari universitas terkemuka. Masak tidak ada yang tertarik menduduki posisi Sekdako. Ada apa ini. Jangan jadikan Kota Padang menjadi kota yang aneh-aneh," tegasnya.

Terpisah, Wakil ketua DPRD Padang dan sekaligus koordinator Komisi I DPRD Padang Arnedi Yarmen menjelaskan tentu Walikota menginginkan seseorang yang menduduki posisi Sekdako yang berkualitas.

"Walikota tentu mempunyai syarat-syarat tertentu untuk dipilih sebagai Sekdako. Apalagi ASN di Pemko banyak lulusan S2 dan S3. Tentu walikota menginginkan seseorang yang menduduki posisi Sekda yang berkualitas. Jadi kualitas sekda yang bagaimana yang diinginkan Walikota Padang. Ini yang dipertanyakan sehingga belum ada yang tertarik mendaftar hingga saat ini," tambahnya. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved