arrow_upward

34 Gubernur Bawa Tanah dan Air di IKN, Ketua MUI Sumbar Sesali Sikap Gubernur Sumbar

Senin, 14 Maret 2022 : 16.49
Buya Dr. Gusrizal Gazahar Datuak Palimo Basa

Padang, Analisakini.id-Presiden Joko Widodo (Jokowi) melibatkan gubernur seluruh Indonesia dengan membawa air, tanah dan berpakaian adat di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Jokowi juga berkemah di sana mengajak lima gubernur.

Salah satunya Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi yang membawa sampel tanah Pasaman Barat dan Air Angek Solok di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur (Kaltim).

Ketum MUI Sumbar, Buya Dr. Gusrizal Gazahar Datuak Palimo Basa sangat menyesalkan sikap Gubernur Sumbar yang begitu saja mematuhi perintah presiden untuk membawa tanah dan air dari beberapa tempat di Sumatera Barat. "Saya tidak setuju dengan ritual tersebut," katanya.

Menurut Buya, dalam ritual seperti ini, terkandung keyakinan yang tak bersesuaian dengan aqidah tauhid. Sikap pemimpin seperti itu, bisa ditiru oleh masyarakat awam. Tidak bisa ritual seperti itu dilokalisir dalam ranah budaya semata karena dalam Islam, seluruh tindakan dan perbuatan akan diminta pertanggungjawabannya kelak.

"Alasan dan niat yang menjadi landasan perbuatan, sangat menentukan kedudukan ritual itu dalam tinjauan syarit Islam," imbuh Buya Dr. Gusrizal Gazahar Dt. Palimo Basa, Minggu, (13/3/2022).

"Alasan "sebatas simbolik" juga tak bisa diterima karena alasan rasionalnya juga tidak ada. Jelas sekali bahwa ritual seperti itu memiliki landasan keyakinan yang bukan dari Islam.

Sebagai gubernur yang berkomitmen dengan ABS-SBK-ABSB-SMAM, tak pantas ikut-ikutan membawa bagian-bagian tertentu dari tanah dan air Sumatera Barat. Itu bukan sikap beragama yang sesuai menurut "Syara Mangato Adaik Mamakai"," tutupnya. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved