arrow_upward

Ini Baru Mantap, Pendapatan Koperasi Kantor Gubernur 2021 Capai Rp5,583 Miliar Lebih

Rabu, 23 Februari 2022 : 18.16

 

Gubernur diwakili Asisten II Wardarusmen, Ketua KPRI unit Korpri Kantor Gubernur Ell Yawardi, pengawas koperasi bersama penerima penghargaan. (ist)

Padang, Analisakini.id-Pandemi Covid-19 hingga kini masih terjadi dan menggoyang perekonomian di segala sektor. Meski begitu, ada juga yang mampu bertahan dan unjuk kinerja. Hal ini dialami Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) unit Korpri Kantor Gubernur Sumbar. Selama 2021, pendapatan koperasi mencapai Rp5,583 miliar lebih.

"Tepatnya, Rp5.583.903.626 atau naik ketimbang tahun sebelumnya, 2020 yang mencapai Rp5.525.356.712. Naiknya memang sedikit, tapi di tengah kondisi perekonomian saat ini, kenaikan itu sudah Alhamdulillah. Ini tidak terlepas dari dukungan seluruh anggota, pengurus dan pengawas koperasi," sebut Ketua KPRI Ketua KPRI Unit Korpri Kantor Gubernur, Ell Yawardi dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2021, Rabu (23/2/2022) di gedung wanita Rasuna Kudus, Padang.

Ell Yawardi menjelaskan dari berbagai unit usaha yang dijalani KPRI selama 2021 membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) Rp437 juta lebih. Angka ini lebih tinggi ketimbang SHU dalam tiga tahun terakhir.

Naiknya SHU, sambung Ell Yawardi, juga tidak terlepas dari dukungan anggota sehingga usaha koperasi bisa dijalani maksimal, meski di masa pandemi Covid-19 yang menimpa negeri ini termasuk Sumbar. Ke depan, pihaknya tetap butuh dukungan anggota untuk memajukan koperasi ini yang tentu saja memberikan dampak positif kepada anggota.

Dia juga mengatakan, usaha yang dilakoni koperasi dari sisi manfaat ekonomi mengalami peningkatan pula ketimbang tahun sebelumnya. Manfaat ekonomi bagi anggota nilainya mencapai Rp3,59 miliar. Terdiri dari manfaat ekonomi dari pemberian pinjaman kepada anggota berupa penghematan biaya jasa pinjaman dengan adanya perbedaan tingkat jaa pinjaman koperasi dengan bunga kredit perbankan terhitung Januari-Desember 2021 yaiktu 0,5 persen di bawah jasa berlaku pada bank umum.

Sama dengan pelaksanaan RAT tahun sebelumnya, kali ini juga dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti cuci tangan, pakai masker dan periksa suhu tubuh. 

Ketua KPRI unit Korpri Kantor Gubernur Sumbar EllYawardi menyampaikan laporan. (ist).

"Yang hadir terpaksa kami batasi, masing-masing OPD tiga orang. Biasanya mencapai angka seribuan anggota yang hadir. Meski dibatasi yang hadir, tapi doorprize semua anggota memiliki hak sama. Tercabut namanya sebagai penerima doorprize, tetap berhak menerima walau tidak hadir,"terangnya.

Sedangkan Gubernur diwakili Asisten II Setdaprov Wardarusmen dalam kesempatan itu meminta pengurus, pengawas dan pengelola koperasi untuk tingkatkan kompetensi diri sebagai modal dasar mengelola koperasi dan mampu berikan pelayanan yang baik kepada anggotanya.

Pengurus dan pengawas, sambung Gubernur harus  mempunyao komitmen  untuk maju dalam mengelola usaha, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya. (***))


Bagikan

Terbaru

Copyright © Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved