arrow_upward

Bantuan Spontan Ketua DPR Puan Maharani, PDIP Sumbar Kirim 5.000 Kg Beras Premium ke Lokasi Gempa

Jumat, 25 Februari 2022 : 22.52
Pendistribusian langsung di tenda tenda pengungsian di Kampung Anau Ladang Panjang. (ist)

Padang, Analisakini.id- PDI Perjuangan (PDIP) Sumatera Barat mengirimkan 5.000 Kg beras kualitas premium ke lokasi gempa di Pasaman Barat, Jumat sore (25/2/2022). Beras ini merupakan bantuan spontan dari Ketua DPR RI, Dr. Puan Maharani. 

Selain itu, Tim Baguna PDI Perjuangan Sumbar juga diterjunkan untuk membantu warga terdampak gempa sekaligus mendirikan dapur umum di lokasi yang akan ditentukan kemudian, sesuai keadaan di lapangan. 

“Beras bantuan spontan dari Mbak Puan ini, telah dipacking masing-masingnya seberat 5 Kg. Begitu sampai di lokasi bencana, akan dibagikan pada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Ketua PDI Perjuangan Sumatera Barat, Alex Indra Lukman melalui sambungan telepon, Jumat malam. 

Dikatakan Alex, beras bantuan ini dikoordinir pengirimannya oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumbar, Albert Hendra Lukman. 

Pelepasan pengiriman beras dilakukan Jumat malam oleh Albert didampingi Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Yenni S Tanjung dan jajaran pengurus lainnya di kantor PDI Perjuangan Sumbar, Jl. Veteran Dalam No 50 Padang. 

“Beras bantuan ini dibawa dengan menggunakan 2 unit mobil siaga bencana dengan 4 orang personel Baguna Sumbar. Diperkirakan, dinihari nanti baru sampai di Pasaman Barat,” ungkap Alex. 

Baguna Sumbar bersiap menuju lokasi gempa bawa bantuan beras.

Sementara itu, ungkap Alex, Ketua DPC PDIP Pasaman, Maradongan dan tim Bagunanya, juga telah bergerak menyalurkan bantuan berupa nasi bungkus untuk keperluan makan malam bagi warga terdampak gempa. 

“Sebanyak 1.000 nasi bungkus telah dibagikan ke korban gempa sejak Jumat sore, di daerah Malampah,” ungkap Alex. 

Bantuan nasi bungkus ini, diserahkan langsung ke warga yang ada di sejumlah titik pengungsian. Seperti, pengungsian di kantor camat Tigo Nagari hingga ke warga yang bertahan di tenda plastik dekat rumah mereka di Kampung Anau Ladang Panjang. 

Diberitakan, gempa darat dengan intensitas 6,2 SR terjadi Jumat, pukul 08.39 WIB dengan pusat gempa di 0.15 LU - 99.98 BT atau 18 km timur laut Pasaman Barat. 

Laporan BNPB per pukul 21.00 WIB, gempa ini telah menyebabkan jatuhnya 7 orang korban jiwa, 10 orang mengalami luka berat, 75 Orang luka ringan. 

Selain itu, menyebabkan, sedikitnya 5.000 jiwa mengungsi di 35 titik pengungsian yang berada di Kecamatan Talamau, Pasaman, Kinali di Pasaman Barat. 

Kemudian, terdapat 1 KK/2 jiwa mengungsi ke rumah kerabat di Kabupaten Limapuluh Kota dengan korban terdampak sebanyak 16 KK (53 jiwa). (***)



Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved