arrow_upward

Dosen Unsri yang Gencot Mahasiswi di Lab Sudah Dipecat

Kamis, 02 Desember 2021 : 21.39

 

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni. (Foto: Pahmi/Palpos.id)

Palembang, Analisakini.id- Oknum dosen Unsri yang menggencot mahasiswi di ruang laboratorium ternyata menjabat sebagai kepala jurusan (kajur) di salah satu fakultas Universitas Sriwijaya (Unsri).

Oknum dosen Unsri berinisial A (34) tersebut telah dicopot dari jabatannya sebagai kajur.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Unsri, Zainuddin Nawawi mengatakan keputusan itu merupakan kesepakatan bersama rektorat.

Oknum dosen Unsri dipecat setelah mengakui perbuatannya melakukan tindakan asusila terhadap mahasiswinya.

Pengakuan itu disampaikan pelaku saat diperiksa dalam rapat etik sepekan yang lalu.

“Benar sudah kami berikan sanksi berupa pencabutan jabatan dia (oknum dosen) sebagai kepala jurusan sejak sepekan yang lalu. Dia sudah mengakui perbuatannya tersebut,” ujar Zainuddin dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021) seperti dikutip dari pojoksatu.id.

Selain itu, rektorat juga memberikan sanksi secara administratif dan sanksi akademis terhadap oknum dosen Unsri yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) tersebut.


Polisi Dalami Pengakuan Dosen Unsri

Subdit IV Renakta Polda Sumatera Selatan (Sumsel) masih terus mendalami kasus dugaan pelecehan yang dialami mahasiswi Unsri berinisial DR.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Masnoni menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan untuk memeriksa keterangan korban yang mengaku menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen A.

“Mengenai kabar terduga pelaku dicopot dari jabatannya, kita tidak ada masalah mengenai masalah itu karena kebijakan tersebut berdasarkan ketentuan dari pihak universitas,” ujar Masnoni, dilansir Palpos.id, Rabu (1/12/2021).

Masnoni mengungkapkan, pihak kepolisian akan terus mendalami informasi yang menyebut bahwa terduga pelaku sudah mengakui perbuatannya.

“Kita akan bergerak dari segi hukum, tidak menutup kemungkinan, berdasarkan keterangan yang informasinya tersangka yang diduga melakukan itu dia mengakui sudah melakukan tindak pelecehan, nanti akan kita dalami,” bebernya.

Masnoni menjelaskan pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan TKP yang diduga menjadi lokasi pelecehan seksual tersebut.

“Kita selanjutnya akan melakukan pemeriksaan klarifikasi terhadap saksi-saksi. Karena sebelum kejadian, korban sempat menghubungi beberapa saksi, makanya beberapa saksi itu akan kita minta keterangannya,” tutup dia. (***)

Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved