arrow_upward

Setelah Amasrul, Mahyeldi Boyong Lagi 2 Pejabat Pemko Padang ke Pemprov Sumbar

Jumat, 01 Oktober 2021 : 18.00
Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik tiga pejabat eselon 2 di lingkungan Pemprov Sumbar. (adpim)

Padang, Analisakini.id-Perlahan tapi pasti. Setelah melantik Sekdako Padang Amasrul menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumbar, Senin (23/8/2021) lalu, Gubernur Sumbar Mahyeldi kembali memboyong dua pejabat Pemerintah Kota Padang.

Jumat (1/10/2021), dua pejabat Pemko Padang itu dilantik Gubernur Mahyeldi di auditorium gubernuran. Masing-masing Medi Iswandi (staf ahli Walikota Padang bidang pembangunan, ekonomi, dan keuangan) dilantik sebagai Kepala Bappeda Sumbar dan Andri Yulika (staf ahli Walikota Padang bidang kemasyarakatan dan SDM) sebagai Asisten 3 Setdaprov.

Pelantikan dua pejabat itu bersamaan dengan pelantikan Fitriati sebagai Kabiro Organisasi Setdaprov. Tadinya Novi, panggilan akrab Fitriati adalah Kabid Jabatan dan Kinerja ASN pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar. Novi hampir 9 bulan menjadi Plt. Kepala BKD Sumbar pasca pensiunnya pejabat lama Abdul Gafar pada 1 Januari 2021.

"Pejabat yang dilantik adalah yang terbaik nilainya sesuai hasil panitia seleksi," ungkap Gubernur Mahyeldi.

Tiga pejabat yang dilantik itu hasil lelang jabatan yang dibuka sejak awal September lalu dan beberapa tahapan seleksi pun ditempuh.

Mahyeldi meminta pejabat yang baru dilantik, untuk kembali membaca dan memahami Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta memahami dan membaca kembali program-program unggulan daerah.

Selanjutnya, Mahyeldi juga berpesan, agar para pejabat yang baru saja dilantik bisa jadi teladan bagi bawahan, bukan sekadar pejabat.

"Bangun situasi dan kondisi yang kondusif di OPD masing-masing. Jangan menimbulkan rasa takut, justru sebaliknya memotivasi memberikan kinerja terbaik," pesan Mahyeldi yang sebelumnya adalah Walikota Padang dua periode.

"Berikan ketauladan bagi bawahan. Mengelola pemerintahan dan melayani rakyat, adalah bagian dari ibadah," kata Mahyeldi berfilosofi.

Selain itu, Mahyeldi juga meminta agar pejabat yang baru dilantik, untuk membangun super team, bukan super man.

"Buat seluruh tim bekerja dalam satu-kesatuan, bangun suasana positif. Kerja secara profesional untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat," tegasnya.

Menurut dia, harus ada kolaborasi dan sinergi, melangkah bersama. Ibarat bermain bola, tidak bisa main sendiri atau hebat sendiri. Semua pemain punya peran masing-masing yang saling mendukung. (***)




Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved