arrow_upward

Padang Miliki Potensi Waqaf Cukup Besar

Selasa, 26 Oktober 2021 : 16.55
Walikota Padang Hendri Septa disaksikan Dirut Bank Nagari M. Irsyad dan pejabat lainnya menunjukkan penggunaan Qris untuk Waqaf di salah satu hotel di Padang. (ist)

Padang, Analisakini.id-Padang miliki potensi Waqaf yang cukup besar, namun belum maksimal digali dan dikumpulkan. Beranjak dari itu, Pemko Padang menjalin kerjasama dengan banyak pihak untuk memanfaatkan potensi wakaf tersebut. 

Hal itu terungkap dalam kegiatan optimalisasi potensi waqaf dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi guna mewujudkan masyarakat Padang yang madani di salah satu hotel di Padang, Selasa (26/10/2021).

Kegiatan yang dilaksanakan Bagian Perekononomian Kota Padang itu dibuka oleh Walikota Hendri Septa sekaligus menandatangani kesepakatan Pemko Padang dengan banyak pihak seperti Bank Nagari Cabang Syariah, Badan Wakaf Indonesia (BWI), pengurus masjid dan mushala Kota Padang, Masyarakat Ekonomi Syariah. 

Disebutkan Walikota Hendri Septa, waqaf dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi terutama dalam kondisi pandemi saat ini. Potensi waqaf saja di Sumbar puluhan triliunan rupiah dan tentu Padang memiliki potensi besar karena menjadi ibukota provinsi dengan jumlah penduduk paling banyak. 

Waqaf selama ini belum terkelola dengan baik sehingga kedepannya bagaimana dibuat pola pengelolaan yang lebih baik. Saat ini telah dibentuk pengelolaan yang baik dengan semua dana terkumpul di Rekening Bank Nagari Syariah.

Menurutnya, dengan terkumpul secara terpusat di salah satu bank apalagi Bank Nagari Syariah tentu pengelolaan, penggunaan dan pemanfaatannya bisa lebih jelas dan terarah.

Saat ini waqaf tersebut bisa dilakukan secara Qris (pembayaran non tunai) dan bisa juga secara langsung melalui no rekening yang telah disediakan. 

Begitu juga dengan masjid dan mushala yang ada, pengurusnya membuat rekening di Bank Nagari Cabang syariah. Waqaf yang dikumpulkan dari masyarakat disetor ke rekening lalu penggunaannya dikembalikan ke umat.

Dana waqaf tersebut itu nantinya akan dipergunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama untuk modal usaha, sehingga ekonomi tetap bergerak kendati masih pandemi Covid-19. 

"Dana Waqaf tersebut sebenarnya lebih dashyat untuk pemberdayaan ekonomi umat, namun selama ini kurang tergali dan terkelola dengan baik saja. Oleh sebab itu, Pemko Padang menggali dan mengelolanya secara baik,"ujar Hendri Septa.  

Sedangkan Kepala Cabang Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap Sumbar, Aan mengatakan, kerjasama yang dijalin ini sebagai wujud komitmen bersama untuk melahirkan program-program wakaf produktif guna mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Alhamdulillah, Bank Nagari dan Pemko Padang merupakan stokeholder yang turut mewujudkan masyarakat yang madani dengan memfasilitasi masyarakat ikut serta dalam membantu sesama dengan program wakaf tunai ini," jelasnya.

Head Of Waqaf Departemen Regional ACT Sumbagteng, Roosli Silalahi mengungkapkan akan mengawal potensi wakaf tunai dan aset wakaf yang ada di Sumbar serta segera rilis lima proyek wakaf  dalam unit usaha pangan. (***)


Bagikan

Terbaru

Copyright © 2020 Analisakini.id | Jernih Melihat - All Rights Reserved